Berita

Kebakaran di Kanada akibat gelombang panas/Net

Dunia

Kebakaran Hutan Kanada: Setengah Dari 174 Titik Api Ditemukan Hanya Dalam Dua Hari

MINGGU, 04 JULI 2021 | 12:48 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kebakaran hutan yang dipicu oleh gelombang panas mematikan telah menambah beban Kanada.

Hingga Sabtu (3/6), setidaknya sudah ada 174 titik api yang diidentifikasi di British Columbia, yang sebelumnya memecahkan rekor untuk suhu tertinggi sepanjang masa di Kanada. Sebanyak 78 titik api diketahui muncul hanya dalam waktu dua hari.

Muncul titik-titik api tersebut sebagian besar disebabkan oleh badai petir yang intens. Kebakaran terjadi di utara kota Kamloops, 350 kilometer timur laut Vancouver.


"Kami melihat 12.000 sambaran petir, kira-kira, kemarin. Banyak dari sambaran petir itu mengenai masyarakat di sekitar, (seperti) terlihat di daerah Kamloops," kata  direktur operasi Wildfire Service untuk British Columbia, Cliff Chapma.

Menurut climate.gov, secara global, dunia mengalami kenaikan suhu terpanas setiap tahunnya sejak 2012, bahkan mencapai rekor terpanas pada 2019.

Kondisi kering di British Columbia akhirnya memicu kebakaran hebat yang belum pernah terjadi sebelumnya.

"Kebakaran hutan ini menunjukkan bahwa kita berada di tahap awal dari apa yang dijanjikan menjadi musim panas yang panjang dan menantang," ujar Menteri Keamanan Publik Bill Blair.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya