Berita

Taruna wanita menggunakan sepatu hak tinggi untuk latihan parade peringatan 30 tahun kemerdekaan Ukraina/Net

Dunia

Perintahkan Taruna Wanita Gunakan Sepatu Hak Tinggi Untuk Latihan, Menhan Ukraina Dikritik Habis-habisan

MINGGU, 04 JULI 2021 | 11:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemerintah Ukraina, khususnya Kementerian Pertahanan, mendapatkan banyak kritik usai meminta tentara wanita melakukan latihan dengan sepatu hak tinggi.

Awal pekan ini, taruna wanita di Institut Militer Universitas Nasional Taras Shevchenko di Kyiv dilatih untuk parade peringatan 30 tahun kemerdekaan Ukraina pada 24 Agustus.

Dari foto yang diunggah Kementerian Pertahanan pada 1 Juli, tampak para taruna mengenakan seragam tempur dan juga sepatu hak tinggi ketika berbaris dalam formasi.


"Hari ini, untuk pertama kalinya, pelatihan dilakukan dengan sepatu hak tinggi. Ini sedikit lebih sulit daripada sepatu bot tentara, tetapi kami mencobanya," ujar seorang kadet, Ivanna Medvid dalam pernyataan Kementerian Pertahanan yang diunggah ke situsnya.

Tidak butuh waktu lama, unggahan tersebut ramai diperbincangkan di media sosial.

Sejak 2 Juli, muncul beragam reaksi atas unggahan tersebut. Banyak di antara warganet menganggapnya sebagai seksisme, kebencian dan penghinan terhadap wanita yang dilakukan para pemimpin Kementerian Pertahanan.

Bahkan beberapa anggota parlemen wanita mengecam tindakan tersebut.

"Sulit membayangkan ide yang lebih konyol dan berbahaya," kata Inna Sovsun, anggota partai Golos, seperti dikutip Radio Free Europe, Minggu (4/6).

Dia juga mengatakan bahwa tentara wanita Ukraina, seperti pria, mempertaruhkan hidup mereka dan tidak pantas untuk diejek.

Wakil ketua parlemen, Olena Kondratyuk, mengatakan pihak berwenang harus secara terbuka meminta maaf dan melakukan penyelidikan untuk menemukan siapa yang membuat keputusan tentang sepatu itu.

Layanan pers angkatan bersenjata Ukraina mengatakan sepatu hak tinggi dipilih untuk prajurit wanita sesuai dengan perintah Menteri Pertahanan Andriy Taran.

Taran sebelumnya mengumumkan bahwa para taruna akan mengenakan seragam yang berbeda dalam pawai, termasuk jenis sepatu yang berbeda.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya