Berita

Protes anti-Bolsonaro di Brasil/Net

Dunia

Presiden Bolsonaro Terlibat Skandal Korupsi Pembelian Vaksin Covid-19, Publik Brasil Ramai-ramai Dorong Pemakzulan

MINGGU, 04 JULI 2021 | 08:27 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebuah petisi untuk memakzulkan Presiden Brasil Jair Bolsonaro telah diajukan ke Dewan Deputi Brasil oleh oposisi, asosiasi pengacara, hingga organisasi sosial.

Petisi itu menguraikan lebih dari 120 tuntutan pemakzulan terhadap Bolsonaro yang dituduh telah melakukan 23 kejahatan sejak ia menjabat, seperti dikutip Merco Press, Minggu (4/6).

Dokumen setebal 271 halaman itu ditandatangani politisi Partai Buruh, Pusat Gerakan Populer, Front Populer Brasil, Asosiasi Ahli Hukum Brasil untuk Demokrasi, dan Koalisi Hitam.


Bahkan mantan sekutu Bolsonaro, seperti Alexandre Frota dari Partai Sosialis Demokrasi Brasil dan Joice Hasselmann dari Partai Sosial Liberal ikut menandatangani petisi itu.

Tuduhan yang diajukan terhadap Bolsonaro termasuk buruknya penanganan Covid-19, hingga dugaan korupsi korupsi pembelian vaksin Covid-19 dari India senilai 324 juta dolar AS atau setara dengan Rp 4,6 triliun (Rp 14.400/dolar AS).

Pada Jumat (2/6), jaksa federal Brasil juga membuka penyelidikan atas skandal korupsi tersebut. Bolsonaro dilaporkan membiarkan korupsi di Kementerian Kesehatan meski telah mendapatkan informasinya.

Meski begitu, Bolsonaro berdalih tidak melakukan kesalahan apapun.

Hingga saat ini, Brasil telah mencatat 18,6 juta kasus Covid-19 dengan lebih dari 604 ribu kematian. Brasil menjadi negara ketiga dengan infeksi virus corona tertinggi di dunia, dan kedua untuk kematian akibat Covid-19 tertinggi setelah Amerika Serikat.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya