Berita

Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo/Net

Politik

PDIP Ajak Penyintas Covid-19 Donor Plasma Konvalesen

MINGGU, 04 JULI 2021 | 06:24 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Para penyintas Covid-19 atau pasien yang telah sembuh dari virus corona harus ikut ambil bagian dalam menolong saudara-saudara sebangsa yang sedang sakit dengan cara menjadi pendonor plasma konvalesen.

Anggota Komisi IX DPR RI Rahmad Handoyo mengingatkan kepada mereka bahwa setetes darahnya sangat berarti karena bisa menyelamatkan jiwa-jiwa yang saat ini terancam Covid-19.

“Ayo saudara-saudara yang sudah sembuh, saat ini giliran Anda menolong saudara kita yang membutuhkan plasma konvalesen,” kata Rahmad Handoyo kepada wartawan, Minggu (4/7).
 

 
Politisi PDI Perjuangan ini mengatakan, ajakan untuk masyarakat penyintas Covid-19 bukan sebagai bentuk ‘bayaran’ mengingat mereka yang sudah sembuh dari Covid-19, selama dalam menjalani perawatan, semua biaya ditanggung negara. Tapi, ajakan ini merupakan bentuk solidaritas sesama anak bangsa untuk bersama-sama saling bahu membahu bergotong royong di masa sulit akibat pandemi.  
 
“Jadi sekali lagi, ayo kita gelorakan bersama semangat saling bahu-membahu, bergotong royong memberi harapan kesembuhan kepada saudara-saudara kita yang sedang kritis akibat Covid-19. Mereka membutuhkan uluran tangan para penyintas Covid-19 dalam bentuk plasma konvalesen,” katanya.
 
Dikatakan Rahmad, menyusul terjadinya ledakan kasus Covid-19 pada minggu terakhir ini  maka bisa dipastikan kebutuhan  plasma konvalesen yang dapat meningkatkan peluang sembuh pasien Covid-19 akan meningkat.

Sayangnya, kata Rahmad, masih banyak penyintas Covid-19  yang bersikap diam dan enggan untuk mendonorkan darahnya.
 
“Kami memantau, PMI mulai kewalahan memenuhi permintaan plasma darah. Ini terjadi karena para penyintas Covid-19 belum tergerak hatinya untuk menjadi relawan menyumbang darah,”katanya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya