Berita

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian/Net

Politik

Komisi X: Pembelajaran Tatap Muka Penting Dilakukan Untuk Cegah Anak Putus Sekolah

SABTU, 03 JULI 2021 | 13:03 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pimpinan Komisi X DPR RI sangat mengapresiasi berbagai langkah dan kebijakan yang telah diupayakan oleh pemerintah untuk mempersiapkan pembelajaran tatap muka.

Begitu dikatakan Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian dalam diskusi daring Syndicate Forum bertema "Harap-Harap Cemas PTM Terbatas: Mencari Solusi Pembelajaran di Tengah Pandemi", Jumat (2/7).

"Saya sangat mengapresiasi. Ini bukannya pemerintah yang maju-mundur, tetapi menurut saya, pemerintah tetap maju terus, hanya saja kondisinya memang penuh ketidakpastian," kata Hetifah.


Bagi Hetifah, pertemuan tatap muka itu penting dalam dunia pendidikan. Dia menggarisbawahi potensi terjadinya dampak negatif jika pembelajaran tatap muka tidak terjadi, yakni meningkatnya risiko anak putus sekolah.

Termasuk juga resiko anak harus bekerja, kesenjangan capaian pembelajaran, ketidakoptimalan pertumbuhan, learning loss, dan kekerasan atau stres pada anak.

Terkait sejumlah satuan pendidikan yang sudah melaksanakan uji coba PTM Terbatas, Hetifah masih menemukan beberapa catatan penting di lapangan.

Di antaranya adalah banyaknya stakeholder yang belum memahami isi SKB 4 Menteri secara menyeluruh, masih kurang koordinasi antar sejumlah lembaga, masih ada stakeholder yang menganggap Covid-19 tidak berbahaya, dan belum banyak sekolah yang melapor kesiapan melalui portal http://sekolah.data.kemendikbud.go.id.

"Pas uji coba tatap muka, eh banyak yang tidak pakai masker," tandas legislator Partai Golkar itu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya