Berita

Juru bicara kepresidenan Rusia Dmitry Peskov/Net

Dunia

Kremlin: Kami Tidak Ingin Melihat Bendera Rusia Dikibarkan Di Ukraina

SABTU, 03 JULI 2021 | 06:08 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

RMOl. Kremlin tidak menginginkan bendera Rusia berkibar di wilayah Ukraina. Namun, itu bukan berarti Rusia tidak memgakui bahwa Ukraina adalah saudara, tetapi lebih kepada penghargaan kepada kedaulatan negara itu.

"Tidak, kami tidak ingin melihat bendera kami dikibarkan di Ukraina, kami menghormati kedaulatan Ukraina," kata juru  Kremlin Dmitry Peskov kepada media, seperti dikutip dari Tass, Jumat (2/7).

"Tetapi, tentu saja, kami tidak dapat bereaksi positif terhadap pernyataan Presiden Volodymyr Zelensky baru-baru ini," kata Peskov.


Baru-baru ini, Zelensky melontarkan pernyataan tidak mengakui bahwa Ukraina dan Rusia adalah satu bangsa. Menurut Zelensky, jika memang Ukraina dan Rusia adalah satu bangsa, maka bendera Ukraina akan berkibar di atas gedung parlemen Duma Negara.  

Peskov menyayangkan pernyataan itu keluar dari seorang presiden sampai-sampai ia sulit untuk menganalisa apa alasan Zelensky mengatakan itu.

"Sulit untuk menganalisis alasan mengapa kata-kata seperti itu diucapkan seoleh presiden Ukraina. Kedengarannya aneh," kata Peskov.

Peskov mengatakan bahwa frasa 'satu bangsa' dan "bangsa yang bersaudara' yang baru-baru ini digunakan Presiden Vladimir Putin dalam pidatonya, itu sama saja menyandingkan dengan; Rusia dan Ukraina serta Rusia dan Belarusia.

"Kami adalah satu bangsa, tetapi memiliki dua negara bagian yang berbeda. Ini benar-benar begitu. Ini adalah kenyataan bahwa kami ada. Benar, setelah pecahnya Uni Soviet kami menemukan diri kami berada di negara bagian yang berbeda," kata Peskov.

"Secara alami, setiap negara benar-benar berdaulat, tetapi mereka sebenarnya adalah satu orang," tutup Peskov.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya