Berita

Amerika Serikat (AS) menyerahkan Pangkalan Udara Bagram ke Afghanistan/Net

Dunia

Pasukan Mundur, AS Serahkan Pangkalan Udara Bagram Ke Afghanistan

JUMAT, 02 JULI 2021 | 16:32 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) telah menarik mundur semua pasukannya dari Pangkalan Udara Bagram, dan menyerahkannya kepada Afghanistan.

Dimuat TRT World, Pangkalan Udara Bagram diserahkan ke Pasukan Keamanan dan Pertahanan Nasional Afghanistan pada Jumat (25/6).

Penarikan pasukan dari Lapangan Udara Bagram menandakan bahwa penarikan penuh pasukan asing dari Afghanistan sudah dekat.


Berdasarkan perintah Presiden Joe Biden, AS akan menarik semua 2.500 pasukannya dari Afghanistan sebelum batas waktu 11 September.

Pangkalan udara adalah pusat perang AS untuk menggulingkan Taliban dan memburu anggota kelompok Al Qaeda yang diduga bertanggung jawab atas serangan teroris 9/11 di Amerika.

Selain pasukan AS, sebagian besar tentara NATO juga telah banyak meninggalkan Afghanistan pada pekan ini.

Meski telah diberi tenggat waktu 11 September, banyak pasukan AS yang telah meninggalkan Afghanistan. Namun Washington menolak untuk mengatakan kapan tentara AS terakhir akan meninggalkan Afghanistan, dengan alasan masalah keamanan, dan masa depan Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul yang masih dirundingkan.

Saat ini, AS melakukan negosiasi dengan Turki untuk melindungi Bandara Kabul. Perlindungan itu saat ini tercakup dalam Misi Dukungan Tegas.

Sebelum ada kesepakatan baru, misi tersebut tampaknya akan terus berlanjut.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya