Berita

Aung San Suu Kyi/Net

Dunia

Sekjen PBB Ke Junta Myanmar: Segera Bebaskan Aung San Suu Kyi

JUMAT, 02 JULI 2021 | 11:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Antonio Guterres mendesak militer Myanmar untuk segera membebaskan Aung San Suu Kyi dan Presiden Win Myint.

Desakan itu diungkap oleh jurubicara PBB Eri Kaneko pada Kamis (1/7), sehari setelah ribuan militer membebaskan ribuan tahanan.

"Kami mengulangi seruan kami untuk segera membebaskan semua orang yang ditahan secara sewenang-wenang, dan itu termasuk Presiden Win Myint dan anggota dewan negara bagian Aung San Suu Kyi," ujar Kaneko, seperti dikutip Reuters.


Kaneko juga menyampaikan keprihatinan atas masih terjadinya kekerasan di Myanmar setelah kudeta militer tejadi pada 1 Februari lalu.

"Kami tetap sangat prihatin atas berlanjutnya kekerasan dan intimidasi, termasuk penangkapan sewenang-wenang oleh aparat keamanan," jelasnya.

Banyak penentang militer telah ditahan, beberapa dihukum, di bawah UU yang mengkriminalisasi komentar yang dapat menyebabkan ketakutan atau menyebarkan berita palsu.

Aung San Suu Kyi sendiri sedang menjalani proses peradilan atas beberapa kasus, termasuk korupsi hingga walkie-talkie ilegal.

Pada Rabu (30/6), Myanmar telah membebaskan lebih dari 2.000 tahanan, di antara mereka adalah wartawan dan orang-orang yang ditahan sejak kudeta.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Wacana Pileg 2029 Seperti Liga Sepak Bola Mencuat, Partai Baru Tarkam Dulu

Sabtu, 25 April 2026 | 01:54

Bahlil Bungkam soal Isu CPO dan Kenaikan Harga Minyakita

Sabtu, 25 April 2026 | 01:31

Yuddy Chrisnandi Ajak FDI Bangun Dapur MBG di Daerah Tertinggal

Sabtu, 25 April 2026 | 01:08

Optimalisasi Selat Malaka Harus Lewat Infrastruktur Maritim, Bukan Pungut Pajak

Sabtu, 25 April 2026 | 00:51

Kejari Jakbar Fasilitasi Isbat Nikah Massal bagi 26 Pasutri

Sabtu, 25 April 2026 | 00:30

Kemampuan Diplomasi Energi Bahlil Sering Diolok-olok Netizen

Sabtu, 25 April 2026 | 00:09

Kinerja Bareskrim Dinilai Makin Tajam Usai Bongkar Kasus Strategis

Jumat, 24 April 2026 | 23:58

Ketegasan dalam Peradilan Militer Menyangkut Keamanan Negara

Jumat, 24 April 2026 | 23:33

Kebijakan Bahlil Dicap Auto Pilot dan Sering Bahayakan Rakyat

Jumat, 24 April 2026 | 23:09

KPK Diminta Sita Aset Kalla Group Jika Gagal Bayar Proyek PLTA Poso

Jumat, 24 April 2026 | 22:48

Selengkapnya