Berita

Perdana Menteri Nepal Sharma Oli/Net

Dunia

PM Sharma Oli: Yoga Berasal Dari Nepal, Bukan India

JUMAT, 02 JULI 2021 | 10:33 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Nepal Sharma Oli mengklaim bahwa yoga berasal dari negaranya, dan bukan India.

Klaim itu diungkap oleh Oli dalam sebuah acara di kediamannya untuk memperingati Hari Yoga Internasional pada 21 Juni lalu, seperti dimuat The Independent.

"Yoga berasal dari Nepal, bukan di India. Pada saat yoga muncul, tidak ada keberadaan India karena dibagi menjadi faksi-faksi," ujarnya.


Ia mengatakan, walaupun yoga berasal dari Nepal, namun India berhasil membuatnya populer dan mengklaimnya ke seluruh dunia.

"Yoga berasal dari Nepal tetapi kami tidak dapat membuatnya populer karena kami tidak pernah memberikan penghargaan kepada orang-orang kudus kami yang menciptakannya. Kami selalu berbicara tentang kontribusi profesor kami," jelasnya.

Berdasarkan resolusi PBB 2014, 21 Juni dinyatakan sebagai Hari Yoga Internasional setelah mendapat dukungan dari 175 negara anggota.

Usulan tersebut pertama kali diperkenalkan oleh Perdana Menteri India Narendra Modi, yang juga seorang praktisi yoga, dalam pidatonya pada pembukaan Majelis Umum ke-69.

"Yoga adalah hadiah tak ternilai dari tradisi kuno kita," kata Modi ketika itu.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya