Berita

Seoul urung melonggarkan pelonggaran pembatasan jarak yang semula direncanakan akan dilakukan mulai besok/Net

Dunia

Seoul Urung Longgarkan Pembatasan Jarak Sosial Gara-Gara Kasus Menanjak

RABU, 30 JUNI 2021 | 19:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ibukota Korea Selatan, Seoul urung melonggarkan pelonggaran pembatasan jarak yang semula direncanakan akan dilakukan mulai besok (Kamis, 1/7). Hal itu dilakukan karena peningkatan mendadak kasus Covid-19.

Sebelumnya, aturan soal jarak sosial dan pertemuan pribadi hingga enam orang di wilayah Seoul akan diperbolehkan mulai besok.

Namun pada Selasa kemarin (29/6), Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) mengumumkan bahwa jumlah infeksi baru harian melonjak di angka 794 kasus baru dalam sehari. Padahal beberapa waktu sebelumnya jumlah kasus harian berada di bawah 700.


Menurut keterangan pejabat senior di Kementerian Kesehatan Korea Selatan Yoon Tae-ho, dari 759 kasus baru yang ditularkan secara lokal kemarin, 631 atau 83,1 persen berasal dari wilayah Seoul yang lebih luas.

Yoon menyebut, kasus-kasus tersebut, termasuk varian Delta yang lebih menular, ditemukan di universitas, tempat kerja dan restoran di wilayah metropolitan.

Karena lonjakan kasus itulah, seperti dikutip dari Channel News Asia, otoritas setempat pada Rabu (30/6), memutuskan bahwa pelongaran pembatasan jarak sosial di Seoul dan wilayah tetangganya akan ditunda selama seminggu.

Kemudian pemerintah Seoul juga mengeluarkan pernyataan resmi yang menjelaskan bahwa penerapan jarak sosial yang direvisi dalam situasi krisis saat ini dikhawatirkan dapat menyebabkan kebingungan lebih lanjut dan lebih banyak penularan. Oleh karena itu penundaan pelonggaran aturan tersebut adalah langkah yang tepat untuk diambil saat ini.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

Kadisdik DKI Senang Lihat Kemping Pramuka di SDN 11 Kebon Jeruk

Sabtu, 10 Januari 2026 | 02:03

Roy Suryo Cs Pastikan Menolak Ikuti Jejak Eggi dan Damai

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:47

Polri Tetap di Bawah Presiden Sesuai Amanat Reformasi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:14

Kesadaran Keselamatan Pengguna Jalan Tol Rendah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 01:04

Eggi dan Damai Temui Jokowi, Kuasa Hukum Roy Suryo Cs: Ada Pejuang Ada Pecundang!

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:34

Debat Gibran-Pandji, Siapa Pemenangnya?

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:19

Prabowo Didorong Turun Tangan terkait Kasus Ketua Koperasi Handep

Sabtu, 10 Januari 2026 | 00:04

Eggi dan Damai Mungkin Takut Dipenjara

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:46

Relasi Buku Sejarah dan Medium Refleksi Kebangsaan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:42

Kadispora Bungkam soal Lahan Negara di Kramat Jati Disulap Jadi Perumahan

Jumat, 09 Januari 2026 | 23:07

Selengkapnya