Berita

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Haru Koesmahargyo (kanan) dan Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Faizal R. Djoemadi saat peluncuran layanan e'BataraPos BTN di Kantor Pos, Rabu (30/6)./Istimewa

Bisnis

Perluas Akses Layanan Perbankan Bagi Masyarakat, Bank BTN Bersama Pos Indonesia Luncurkan Tabungan e'BataraPos

RABU, 30 JUNI 2021 | 15:34 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus berupaya meningkatkan inklusi keuangan dengan memperluas akses masyarakat terhadap layanan perbankan. Inovasi terbaru dihadirkan dengan menggandeng PT Pos Indonesia (Persero). Namanya,  tabungan e'BataraPos .

Direktur Utama Bank BTN Haru Koesmahargyo mengatakan, sebagai bank milik negara, pihaknya memiliki kewajiban untuk berperan dalam meningkatkan inklusi keuangan. Salah satu strategi yang BTN yakni berkolaborasi dengan PT Pos Indonesia yang memiliki akses lebih dekat kepada masyarakat dengan jaringan kantornya yang tersebar di seluruh Indonesia.

Haru mengungkapkan, kolaborasi antara Bank BTN dengan PT Pos Indonesia yakni dengan melakukan inovasi tabungan e'BataraPos.


"Jaringan Kantor Pos yang menjangkau daerah terpencil di Indonesia akan mempermudah akses masyarakat untuk menabung di e'BataraPos. Kami berharap dengan semakin luas dan mudahnya menabung juga dapat meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia terutama di masa pandemi ini," tutur Haru di sela acara Launching Campaign Ayo Menabung dan Rebranding Tabungan e'BataraPos di Jakarta, Rabu (30/6).

Menurut Haru, dengan jaringan Kantor Pos yang luas serta kemudahan yang dimiliki produk tabungan e'BataraPos, bakal mendorong masyarakat yang belum tersentuh layanan perbankan untuk membuka rekening tabungan. Jika hal ini berhasil, Haru optimistis akan bisa menambah ratusan ribu rekening nasabah baru dengan nilai tabungan sekitar Rp3,5 triliun di 2021.

Lebih lanjut dia menuturkan, dalam peluncuran tabungan tersebut, Bank BTN bersama Pos Indonesia juga menggelar program lelang hadiah Tabungan e'BataraPos. Bagi nasabah yang ingin mengikuti lelang wajib menabung melalui e'BataraPos dengan nominal dana minimal Rp50 juta yang disimpan selama tiga bulan. Nasabah pemenang lelang nantinya akan berhak mendapatkan gawai menarik serta logam mulia.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Pos Indonesia Faizal R Djoemadi mengatakan hadirnya e'BataraPos di Kantor Pos yang lebih dekat dengan masyarakat, diharapkan dapat mengingatkan lagi kesadaran generasi muda untuk memulai kembali belajar berhemat, menabung, dan investasi di masa depan.

"Saat ini layanan tabungan e'BataraPos tersedia di 2.935 Kantor Pos. Semoga dengan adanya program ini juga akan dapat meningkatkan jumlah penabung baru terutama di masa pandemi ini," ujar Faizal.

Adapun, nasabah dapat membuka tabungan e'BataraPos di jaringan Kantor Pos online dan Bank BTN di seluruh Indonesia dengan setoran awal hanya sebesar Rp50 ribu.

Tabungan e'BataraPos menawarkan berbagai kemudahan di antaranya bebas biaya administrasi untuk nominal di atas Rp1 juta. Nasabah juga dapat melakukan transaksi menabung di hari Sabtu dan Minggu di outlet Kantor Pos tertentu. Bahkan, nasabah tabungan ini juga dapat memperoleh fasilitas Kartu Debit BTN Visa dan mobile banking.

Selain menggelar lelang hadiah, Bank BTN juga melakukan rebranding dengan desain yang lebih ciamik pada buku tabungan, kartu ATM tabungan e’BataraPos, dan papan tanda layanan BTN di outlet Kantor Pos. Sementara itu, per 31 Mei 2021, Bank BTN mencatat telah menghimpun tabungan e'BataraPos senilai Rp2,27 triliun.

Adapun, Bank BTN dan Pos Indonesia sendiri telah sejak lama menjalin kerja sama yakni mulai 1971. Ketika itu, kemitraan keduanya diawali dengan tabungan bertajuk Tabanas yang transaksinya dilakukan secara manual. Keduanya pun terus berinovasi hingga menghadirkan tabungan dengan sistem online melalui e'BataraPos.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya