Berita

Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat, Syahrial Nasution dan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP), Moeldoko/Net

Politik

Kritik Sopan Demokrat Ke Jokowi: Tolong, Pecat Kepala KSP Moeldoko!

RABU, 30 JUNI 2021 | 14:58 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden RI Joko Widodo tidak mempersoalkan poster "Jokowi: The King of Lip Service" yang diunggah Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) di media sosial.

Hanya saja, Kepala Negara mengingatkan bahwa Indonesia memiliki budaya tata krama dan sopan santun.

"Ingat, kita ini memiliki budaya tata krama, memiliki budaya kesopansantunan," kata Jokowi melalui tayangan Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (29/6).


Politisi Partai Demokrat, Syahrial Nasution mencoba mempraktikkan itu. Mengkritik dengan tata krama dan sopan santun.

Hasilnya seperti ini, "tolong, pecat Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko". Syahrial meletakkan diksi "tolong" di awal kalimat.

"Saya ingin kritik Pak Presiden Jokowi dengan sopan dan santun: Tolong, pecat KSP Moeldoko. Pegawai Istana yang tidak patuh hukum dan tidak beretika," kata Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat itu kepada wartawan, Rabu (30/6).

Jelas Syahrial Nasution, setelah Moeldoko membegal Partai Demokrat dan akhirnya kalah, mantan Panglima TNI itu terus membuat perlawanan.

Anehnya, Moeldoko menggugat keputusan pemerintah dalam hal ini Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM).

"Dia membegal Partai Demokrat dan kalah. Tapi masih berusaha menggugat keputusan Menkumham, Yasonna H. Laoly, memaksakan kehendak. Ini kritik Pak," ucap Syahrial Nasution, yang juga dia posting di Twitter.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Progam Mudik Gratis Jadi Cara Golkar Hadir di Tengah Masyarakat

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:18

Kepemimpinan Intrinsik Kunci Memutus Kebuntuan Krisis Sistemik Bangsa

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:12

Sahroni Dukung Kejagung Awasi Ketat MBG Agar Tak Ada Kebocoran

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:07

Agrinas Palma Berangkatkan 500 Pemudik Lebaran 2026

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:05

KPK Bakal Bongkar Kasus Haji Gus Alex di Pengadilan

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:35

Pemudik Boleh Titip Kendaraan di Kantor Pemerintahan

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:28

Kecelakaan di Tol Pejagan–Pemalang KM 259 Memakan Korban Jiwa

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:21

Contraflow Diberlakukan Urai Macet Parah Tol Jakarta-Cikampek

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:16

90 Kapal Lintasi Selat Hormuz Meski Perang Iran Masih Berkecamuk

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:15

Layanan Informasi Publik KPK Tetap Dibuka Selama Libur Lebaran

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:11

Selengkapnya