Berita

Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo/Net

Politik

Rahmad Handoyo: PPKM Darurat Dipakai Karena Masih Banyak Celah Di PPKM Mikro

RABU, 30 JUNI 2021 | 11:06 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dikabarkan akan segera diterapkan pemerintah untuk menekan laju penyebaran Covid-19 yang terus meningkat.

Bagi anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo, penerapan PPKM Darurat merupakan buah evaluasi dari PPKM Mikro yang selama ini diandalkan dalam menekan angka penyebaran Covid-19.

"Mau PPKM Darurat mau apapun namanya, yang jelas itu didasarkan dari evaluasi pelaksanaan PPKM skala mikro yang pelaksanaannya ketat kemarin," ujar Rahmad kepada wartawan, Rabu (30/6).


Sebab faktanya, lanjut Rahmad, masih banyak celah dalam pelaksanaan PPKM Mikro yang perlu dievaluasi. Celah inilah yang membuat masyarakat jadi abai terhadap protokol kesehatan.

"Kan masih banyak kafe yang melebihi batas pengunjung, masih melebihi dari jam waktu, kemudian masih banyak yang di jalan banyak beraktivitas seperti hari biasa, seperti tak ada Covid-19," terangnya.

Lanjut legislator PDIP ini, celah-celah yang dipakai masyarakat untuk abai prokes itulah yang berandil dalam lonjakan kasus Covid-19.

Akibatnya, masih kata Rahmad, ketika lonjakan terjadi, rumah sakit pun nyaris lumpuh karena sudah melebihi kapasitas perawatan pasien.

"Sehingga ini membahayakan pelayanan kesehatan dan terbukti pelayanan kesehatan kita nyaris lumpuh karena antrean panjang di IGD hingga masuk ICU," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya