Berita

Pasukan Amerika Serikat di Afghanistan/Net

Dunia

Jenderal AS: Afghanistan Mungkin Akan Terjerembab Ke Perang Saudara

RABU, 30 JUNI 2021 | 09:41 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Afghanistan berpotensi jatuh ke dalam perang saudara setelah Amerika Serikat (AS) dan NATO menarik semua pasukannya.

Begitu yang disampaikan oleh Komandan Angkatan Darat AS Jenderal Austin Miller dalam konferensi pers di markas besar pasukan asing di Kabul pada Selasa (29/6).

"Perang saudara tentu saja merupakan jalan yang dapat divisualisasikan. Itu harus menjadi perhatian dunia," ujar Miller.


Mantan kapten Delta Force menyoroti serangan Taliban baru-baru yang berhasil merebut lebih dari 100 distrik di Afghanistan.

Ia mengatakan, setelah 20 tahun berada di Afghanistan, AS tidak dapat memaksakan solusi militer tetapi malah mencari penyelesaian politik kompromi.

"Ini adalah penyelesaian politik yang membawa perdamaian ke Afghanistan. Dan itu bukan hanya 20 tahun terakhir. Ini benar-benar 42 tahun terakhir," kata Miller, dikutip dari Times.

Surat kabar itu mencatat bahwa para pejabat AS mengharapkan seluruh penarikan pasukan akan selesai dalam waktu kurang dari sepekan, pada hari libur nasional 4 Juli.

Miller sendiri menghindari komitmen pada tanggal tersebut dan hanya mengacu pada batas waktu 11 September yang dirujuk oleh Presiden AS Joe Biden pada April.

Dari laporan CNN, seorang pejabat senior pemerintah mengatakan sebanyak 1.000 tentara AS dapat tetap berada di Afghanistan untuk mengamankan bandara di Kabul dan kedutaan AS.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya