Berita

Rektor Universitas Indonesia, Prof Ari Kuncoro/Net

Hukum

Dalam 3 Tahun Terakhir, Harta Rektor UI Ari Kuncoro Bertambah Rp 32,4 Miliar

SELASA, 29 JUNI 2021 | 23:04 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Nama Ari Kuncoro belakangan ini menjadi sorotan publik setelah pihak Rektorat Universitas Indonesia (UI) memanggil pihak Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI usai membuat meme dan kritikan kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Latar belakang Prof Ari Kuncoro pun semakin terkuak bahwa dirinya ternyata merangkap jabatan.

Selain menjadi Rektor UI, Ari Kuncoro juga menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama (Wakomut) BRI.

Ari Kuncoro sendiri tercatat sebelumnya juga pernah menjadi Komisaris Utama (Komut) di BNI.

Hal itu tercatat di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Ari Kuncoro yang dilaporkan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 2017.

Penelusuran Kantor Berita Politik RMOL, Ari Kuncoro mempunyai harta sebesar Rp 19.991.810.200 pada 2017. Harta yang dimiliki Ari naik drastis dalam tiga tahun. Yakni pada 2020 menjadi Rp 52.478.724.275.

Artinya, sejak 2017 hingga 2020, harta Ari Kuncoro bertambah sebanyak Rp 32.486.914.075.

Dalam LHKPN, Ari mempunyai Nomor Harta Kekayaan (NHK) 464209 sebagai nomor identitas wajib lapornya.

Pada LHKPN 2017 yang disampaikan pada 25 Januari 2018, Ari tercatat menjabat sebagai Komut di PT Bank Negara Indonesia (BNI) (Persero), Tbk. Akan tetapi, setelah diverifikasi, LHKPN 2017 ini dinyatakan tidak lengkap berdasarkan hasil verifikasi pada 26 Desember 2018.

Pada 2017 itu, Ari melaporkan bahwa hartanya sebesar Rp 19.991.810.200. Harta itu terdiri dari, tanah dan bangunan senilai Rp 14.648.000.000; alat transportasi dan mesin senilai Rp 670 juta; surat berharga senilai Rp 820.425.000; kas dan setara kas senilai Rp 3.853.385.200.

Selanjutnya pada LHKPN 2018, Ari Kuncoro tercatat sebagai Dekan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI.

Pada 2018 ini, harta Ari naik menjadi Rp 27.873.760.038. LHKPN 2018 yang dilaporkan Ari pada 29 Maret 2019 ini telah dinyatakan lengkap berdasarkan hasil verifikasi pada 28 Agustus 2019.

Harta pada 2018 itu, terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp 14.918.000.000; alat transportasi dan mesin senilai Rp 1.075.000.000; harta bergerak lainnya senilai Rp 135 juta; surat berharga senilai Rp 1.231.113.300; kas dan setara kas senilai Rp 10.514.646.738.

Kemudian, LHKPN 2019, Ari Kuncoro tercatat sebagai Wakomut di PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) (Persero), Tbk. Harta kekayaan yang tercatat di LHKPN 2019 dilaporkan Ari pada 26 April 2020 dan telah dinyatakan lengkap berdasarkan hasil verifikasi pada 19 Mei 2020.

Pada LHKPN 2019 itu, Ari tercatat mempunyai harta sebesar Rp 42.584.272.280 yang terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp 18.662.000.000; alat transportasi dan mesin senilai Rp 870 juta.

Selain itu, harta bergerak lainnya senilai Rp 125 juta; surat berharga senilai Rp 649.404.500; kas dan setara kas senilai Rp 21.775.735.014; harta lainnya senilai Rp 2.290.409.360 serta utang yang dimiliki sebesar Rp 1.788.276.594.

Selanjutnya, dalam LHKPN 2020, Ari tercatat sebagai Rektor UI yang mempunyai harta sebesar Rp 52.478.724.275 yang dilaporkan kepada KPK pada 29 Maret 2021.

Harta pada LHKPN 2020 itu terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp 18.662.000.000; alat transportasi dan mesin senilai Rp 3.093.100.000.

Selain itu, harta bergerak lainnya senilai Rp 157 juta; surat berharga senilai Rp 481.109.000; kas dan setara kas senilai Rp 30.377.586.748; harta lainnya senilai Rp 1.772.375.425; serta utang yang dimiliki sebesar Rp 2.064.446.898.

Populer

Ribuan Tetangga Rocky Gerung Bertekad Geruduk Kediaman Prabowo Subianto

Minggu, 19 September 2021 | 08:31

Mantan Petinggi Polri: Banyak Kasus Penistaaan Agama Islam Tak Diproses di Era Jokowi

Selasa, 21 September 2021 | 05:52

Viral Video Demo PT Sentul City, Don Adam: Revolusi Dimulai dari Sentul?

Senin, 13 September 2021 | 22:01

Lieus Sungkharisma Nilai Tindakan Napoleon Bonaparte terhadap M Kece Tak Sejalan dengan Ideologi Pancasila

Rabu, 22 September 2021 | 02:22

Di Mata Ketua GNPF Ulama, Napoleon Bonaparte Adalah Manusia Pilihan Tuhan

Minggu, 19 September 2021 | 14:28

Satu Tentara Dikabarkan Tewas Lagi di Papua, Natalius Pigai Salahkan Kebijakan Jokowi

Selasa, 21 September 2021 | 14:33

Beda Sikap Usai Diperiksa KPK, Anies Baswedan Tenang sedangkan 2 Politisi PDIP Pilih Kabur dari Wartawan

Selasa, 21 September 2021 | 19:34

UPDATE

Periode Kedua TM Nurlif, Golkar Aceh Seperti Kehilangan Arah

Kamis, 23 September 2021 | 00:20

Terasing di Negeri Sendiri, Pengungsi Afghanistan Tidur Ditemani Aroma Busuk Toilet Setiap Malam

Kamis, 23 September 2021 | 00:06

Belum Umumkan Tersangka, KPK Pastikan Penyidikan Kasus Gratifikasi di Lampung Utara Masih Berjalan

Rabu, 22 September 2021 | 23:58

Usai Foto Makan Pizza di New York dengan Masker di Dagu Viral, Menteri Kesehatan Brasil Dinyatakan Positif Covid-19

Rabu, 22 September 2021 | 23:42

Terima Audiensi Bupati Wajo, Ketua DPD RI Bahas Tindak Lanjut Revitalisasi Masjid Tua Tosora

Rabu, 22 September 2021 | 23:35

Taliban Minta Diberi Panggung untuk Berpidato di Majelis Umum PBB ke-76

Rabu, 22 September 2021 | 23:18

Wacana Pemberlakuan PPHN adalah Jebakan Romantisme Orde Baru

Rabu, 22 September 2021 | 22:52

Kepala BMKG: Cuaca Ekstrem Berpotensi Besar Terjadi Selama Musim Peralihan, Tetap Waspada

Rabu, 22 September 2021 | 22:52

Seluruh Penumpang dari Luar Negeri Dipastikan Tes PCR saat Mendarat di Bandara Soekarno-Hatta

Rabu, 22 September 2021 | 22:36

Menaker Pimpin Sosialisasi Persiapan Penetapan Upah Minimum oleh Depenas

Rabu, 22 September 2021 | 22:33

Selengkapnya