Berita

Bisnis

Sasar UMKM Ritel Otomotif, bank bjb Kembangkan Pola Kemitraan Dengan Boom Motorist

SELASA, 29 JUNI 2021 | 22:36 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Melalui pola kemitraan, bank bjb semakin membuka luas peluang bagi UMKM dari berbagai sektor usaha untuk maju bersama dengan bank BUMD terbaik di Indonesia ini. Terbaru, bank bjb juga baru saja menguatkan kolaborasi dengan pelaku usaha di bidang ritel otomotif.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, Widi Hartoto, mengatakan, beberapa waktu lalu, bank bjb menyepakati kerja sama penyaluran kredit kepada para anggota boom motorist yang menjadi mitra PT Rukun Mitra Sejati dan PT Langgeng Hidup Lancar.

"Kerja sama tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan bank bjb dalam memajukan bisnis boom motorist sebagai agen distributor dan para pemilik warung sebagai pelaku usaha UMKM," kata Widi dalam keterangan yang diterima redaksi, Selasa (29/6)..


Daerah pemasaran PT. Rukun Mitra Sejati & PT. Langgeng Hidup Lancar awalnya berada di wilayah Surabaya. Namun seiring dengan perkembangannya, daerah pemasaran terdapat di seluruh wilayah Indonesia.

Boom motorist menjalankan fungsi serupa reseller yang menghubungkan distributor besar dan toko pengecer kecil dengan mengantarkan barang-barang menggunakan sepeda motor.

Reseller sepeda motor membantu distributor besar dengan mendistribusikan produk ke toko yang sulit dijangkau dan terpencil di mana para reseller atau yang dikenal sebagai member boom motorist akan mendapatkan keuntungan dari margin penjualan harian mereka.

Pola kemitraan bjb lainnya yang menggerakan perekonomian nasional adalah kerja sama dengan PT. Paskomnas Indonesia atau Pasar Komoditi Nasional Paskomnas Indonesia. Kerja sama yang dilakukan adalah pengajuan permodalan untuk pedagang di Pasar Tanah Tinggi, Tangerang.

Paskomnas adalah grup perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan jaringan Pasar Induk yang bertujuan mengembangkan jalur distribusi nasional komoditi pangan yang berkesinambungan dari sentra produksi hingga pusat distribusi.

Infrastruktur utama Paskomnas berupa pasar induk berposisi di kota besar, yang berfungsi sebagai media dalam pembentukan harga secara nasional. Saat ini Paskomnas menjadi pengelola bagi 3 pasar Induk dengan lebih dari 1000 pedagang yang bernaung di bawahnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya