Berita

India mengizinkan penggunaan darurat vaksin Covid-19 Moderna demi meningkatkan upaya vaksinasi nasional/Net

Dunia

Genjot Vaksinasi Di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19, India Beri Izin Darurat Untuk Penggunaan Vaksin Moderna

SELASA, 29 JUNI 2021 | 21:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

India tidak berdiam diri menghadapi lonjakan kasus Covid-19 serta angka kematian yang tinggi akibat penyakit tersebut.

Pada Selasa (29/6), pemerintah India mengizinkan penggunaan darurat vaksin Covid-19 Moderna demi meningkatkan upaya vaksinasi nasional.

Diketahui bahwa negara Asia Selatan berpenduduk 1,3 miliar orang itu dilanda lonjakan besar dalam kasus virus corona sejak bulan April dan Mei lalu. Hal tersebut mendorong sistem perawatan kesehatan di India mencapai titik puncaknya.


Demi mengendalikan laju penularan virus corona, lampu hijau pun diberikan kepada vaksin Moderna untuk kondisi darurat. Dengan demikian, Moderna menjadi vaksin keempat yang disetujui oleh India untuk diguakan setelah Covishield dan Covaxin serta Sputnik V.

"Saya senang untuk menginformasikan bahwa aplikasi yang diterima dari Moderna melalui mitra India mereka, Cipla, telah diberikan EUA (Otorisasi Penggunaan Darurat)," ujar anggota badan penasihat pemerintah NITI Aayog, Vinod K Paul, seperti dikabarkan Channel News Asia.

“Upaya kami untuk mengundang dan memiliki vaksin lain yang dikembangkan secara internasional, khususnya Pfizer dan J&J (Johnson & Johnson), juga terus berlanjut," sambungnya.

Paul menambahkan bahwa persetujuan itu akan membuka jalan bagi vaksin buatan asing lainnya untuk diimpor ke India.

Pemerintah India sendiri sejak dua bulan lalu mengatakan bahwa mereka akan mempercepat persetujuan vaksin ang diproduksi di luar negeri yang telah diberikan otorisasi penggunaan darurat oleh regulator utama seperti Food and Drug Administration Amerika Serikat.

Langkah ini diambil di tengah tekanan yang muncul untuk mempercepat upaya inokulasi yang lesu dengan mengizinkan impor vaksin buatan luar negeri seperti vaksin mRNA Pfizer dan Moderna.

Hingga saat ini, sudah ada hampir 327 juta dosis vaksin yang telah diberikan sejak program vaksinasi massal dimulai pada pertengahan Januari lalu di negeri Bollywood tersebut.

Namun hanya enam persen dari populasi orang dewasa India atau sekitar 57 juta orang yang telah menerima dua dosis suntikan vaksin.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya