Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah/Net

Politik

PDI Perjuangan Partai Yang Bergantung Ketokohan, Wajar Rentan Terjadi Dilema

SENIN, 28 JUNI 2021 | 21:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dinamika yang terjadi di internal PDI Perjuangan menjelang Pemilu 2024 merupakan hal wajar.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, menilai demikian kemunculan natural tiga faksi di tubuh partai berlambang banteng tersebut.

Karena menurutnya, PDI Perjuangan terkenal dengan partai yang bergantung pada ketokohan, baik terhadap figur kader maupun ketua umumnya.


"Sebagai Partai yang bergantung pada ketokohan seperti PDIP ini memang rentan terjadi dilema," ujar Dedi Kurnia saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Senin (28/6).

Apalagi, lanjut Pengamat Politik dari Universitas Telkom ini, jika muncul wacana "mementingkan keluarga" dibanding "kepentingan organisasi" yang disampaikan secara terbuka dalam hal usung mengusung calon presiden di internal PDI Perjuangan.

Kendati begitu, Dedi Kurnia masih melihat potensi kekompakkan di tubuh partai yang dipimpin putri Proklamator sekaligus Presiden RI Pertama, IR. Soekarno, Megawati Soekarnoputri tersebut.

Karena sepengetahuannya, PDI Perjuangan terkenal kompak ketika dipimpin oleh Megawati. Sehingga, bukan tidak mungkin persoalan perpecahan di antara kader karena persoalan usung mengusung capres, bakal selesai di tangan Megawati.

"Tetapi PDIP dibanyak tempat, cenderung dipilih karena memang soliditas Parpol, bukan tokoh, sehingga bukan tidak mungkin Puan menjadi satu-satunya yang dipilih," kata Dedi Kurnia.

Dalam hasil riset Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA diterangkan bahwa sosok Megawati Soekarnoputri sebagai Queen Maker bakal dihadapkan pada dilema dalam memilih Ganjar Pranowo atau Puan Maharani untuk kontestasi Pilpres 2024 mendatang.

Di PDIP sendiri sudah terjadi keterbelahan secara alamiah menjadi dua kubu, usai dua nama tersebut diangkat oleh sejumlah kader. Apalagi setelah Ketua DPD PDIP Jawa Tengah, Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul, menempatkan Puan sebagai “Teh Botol Sosro”. Yang Artinya, Pacul memastikan Ketua DPR RI itu bisa dipasangkan dengan siapa saja di Pilpres 2024.

Selain itu, belum lama ini hadir satu faksi yang mengaku sebagai pendukung Jokowi tiga periode. Ini tidak hanya memecah kubu menjadi tiga, tapi juga membuat partai kurang terkonsolidasi, dan dikhawatirkan gagal melanjutkan kesuksesan sebagai partai pemenang Pemilu.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya