Berita

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra/Ist

Politik

Soal Kritik BEM UI Ke Jokowi, Demokrat: Kritik Tanda Sayang, Agar Presiden Tak Salah Langkah

SENIN, 28 JUNI 2021 | 11:41 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sikap dan keberanian Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) dalam menyampaikan kritik kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui meme "King of Lips Service" patut diapresiasi.

Menurut penilaian Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, kritik tersebut merupakan tanda sayang BEM UI kepada Presiden Jokowi.

"Agar Bapak Presiden tidak mengambil langkah atau kebijakan yang keliru," kata Herzaky dalam keterangannya, Senin (28/6).

Ditambahkan Herzaky, mahasiswa yang bersifat kritis merupakan bagian dari sejarah bangsa. Hal itu juga menjadi sejarah yang pada akhirnya membuka kesempatan kepada putra putri terbaik bangsa menjadi Presiden, termasuk Jokowi.

"Tentunya keberanian dan posisi nonpartisan adik-adik mahasiswa seperti ini harus terus kita dukung, sebagai bagian dari kebebasan berekspresi dalam iklim demokrasi yang sehat," ujarnya.

Jika dilihat substansinya, lanjut Herzaky, yang disampaikan oleh BEM UI bukan asal kritik. Mereka justru melakukan kajian sangat serius. Bahkan, ada daftar referensi yang mereka cantumkan dalam unggahan mereka.

"Gaya mengkritik seperti ini pun patut mendapatkan apresiasi dan dijadikan contoh. Bukan sekadar melontarkan kritik, melainkan berdasarkan kajian," jelasnya.

"Ada data dan fakta yang diungkap. Perlu dijadikan budaya baru bagi anak-anak muda dalam mengkritisi kebijakan pemerintah yang dianggap tak berpihak ke rakyat," demikian Herzaky.

Populer

Ribuan Tetangga Rocky Gerung Bertekad Geruduk Kediaman Prabowo Subianto

Minggu, 19 September 2021 | 08:31

Mantan Petinggi Polri: Banyak Kasus Penistaaan Agama Islam Tak Diproses di Era Jokowi

Selasa, 21 September 2021 | 05:52

Viral Video Demo PT Sentul City, Don Adam: Revolusi Dimulai dari Sentul?

Senin, 13 September 2021 | 22:01

Lieus Sungkharisma Nilai Tindakan Napoleon Bonaparte terhadap M Kece Tak Sejalan dengan Ideologi Pancasila

Rabu, 22 September 2021 | 02:22

Di Mata Ketua GNPF Ulama, Napoleon Bonaparte Adalah Manusia Pilihan Tuhan

Minggu, 19 September 2021 | 14:28

Satu Tentara Dikabarkan Tewas Lagi di Papua, Natalius Pigai Salahkan Kebijakan Jokowi

Selasa, 21 September 2021 | 14:33

Beda Sikap Usai Diperiksa KPK, Anies Baswedan Tenang sedangkan 2 Politisi PDIP Pilih Kabur dari Wartawan

Selasa, 21 September 2021 | 19:34

UPDATE

Serukan Hentikan Biaya Politik Mahal, KPK: Akar Dari Korupsi Adalah Jabatan Berbiaya

Kamis, 23 September 2021 | 00:56

Viral Foto Helikopter Diangkut Melalui Perbatasan, Pakistan Pasok Peralatan Militer ke Afghanistan?

Kamis, 23 September 2021 | 00:41

Bukan Hanya Covid-19, Pengungsi Afghanistan Juga Alami Gangguan Mental dan Malnutrisi

Kamis, 23 September 2021 | 00:29

Periode Kedua TM Nurlif, Golkar Aceh Seperti Kehilangan Arah

Kamis, 23 September 2021 | 00:20

Terasing di Negeri Sendiri, Pengungsi Afghanistan Tidur Ditemani Aroma Busuk Toilet Setiap Malam

Kamis, 23 September 2021 | 00:06

Belum Umumkan Tersangka, KPK Pastikan Penyidikan Kasus Gratifikasi di Lampung Utara Masih Berjalan

Rabu, 22 September 2021 | 23:58

Usai Foto Makan Pizza di New York dengan Masker di Dagu Viral, Menteri Kesehatan Brasil Dinyatakan Positif Covid-19

Rabu, 22 September 2021 | 23:42

Terima Audiensi Bupati Wajo, Ketua DPD RI Bahas Tindak Lanjut Revitalisasi Masjid Tua Tosora

Rabu, 22 September 2021 | 23:35

Taliban Minta Diberi Panggung untuk Berpidato di Majelis Umum PBB ke-76

Rabu, 22 September 2021 | 23:18

Wacana Pemberlakuan PPHN adalah Jebakan Romantisme Orde Baru

Rabu, 22 September 2021 | 22:52

Selengkapnya