Berita

Aktivis Petisi 28, Haris Rusly Moti/Net

Politik

Haris Rusli Moty Duga Jokowi Tidak Hendaki Riset Kedaulatan Vaksin

SENIN, 28 JUNI 2021 | 09:27 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Presiden Joko Widodo diduga tidak menghendaki riset untuk kemandiran medis dan kedaulatan vaksin. Hal ini seiring serbuan vaksin dari luar negeri yang masuk ke tanah air, sementara Indonesia tidak mengembangkan riset dalam negeri.

“Saya duga Presiden Jokowi yang tak menghendaki riset untuk kemandirian medis dan kedaulatan vaksin,” tutur aktivis Petisi 28, Haris Rusly Moti kepada wartawan, Senin (28/6).

Dia mengurai bahwa pengembangan dua vaksin dalam negeri seperti terhambat, baik itu Vaksin Nusantara maupun Vaksin Merah Putih.


Keduanya, sambung Haris Rusly Moti, telah digambat oleh para bawahan Presiden Jokowi yang pro dengan vaksin luar negeri.

“Sementara Iran yang diembargo berhasil bangun kedaulatan medis memproduksi Vaksin Barekat,” ujarnya membandingkan.

Haris Rusly Moti mengingatkan bahwa kode abad ini adalah Microsoft. Di mana senjata sema makin micro atau micro weapon, sedangkan peperangan juga makin soft atau soft war.

“Perang gunakan perangkat lunak. Currency war, cyber war & biological war. Virus komputer, virus penyakit dan mata uang dolar AS adalah prajurit yang lumpuhkan negara sasaran,” tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya