Berita

Menteri Sosial Tri Rismaharini/Net

Politik

Risma Bagi-bagi Telur Rebus, Komunikolog: Kalau Pencitraan Yang Berbobot Dong

MINGGU, 27 JUNI 2021 | 18:43 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Sikap Menteri Sosial Tri Rismaharini yang membagikan masing-masing dua telur rebus kepada warga DKI Jakarta di halaman belakang kantor Kemensos, Salemba, Jakarta Pusat sarat dengan politik pencitraan.

Komunikolog Politik Tamil Selvan bahkan menyindir sikap mantan Walikota Surabaya itu sebagai sebuah prestasi seorang menteri.

"Prestasi luar biasa dari Menteri. Untung ada Bu Risma ini, kalau enggak, mana tahu warga DKI rasa telur rebus 2 butir itu kayak apa," sindir Tamil dikutip dari akun Twitter @kangtamilselvan, Minggu (27/6).


Ketua Forum Politik Nasional ini mengatakan, program pembagian dua telur rebus tersebut bahkan bisa saja membawa Risma ke gelaran Pilpres 2024. "Bravo, prestasi bisa bikin nyapres ini," sambungnya.

Ketika dikonfirmasi, Kang Tamil mengaku sedih dengan pola pejabat publik yang hanya mengedepankan pencitraan semu dari pada kualitas kerja.

Kang Tamil menilai tidak ada barometer jelas terkait kinerja Risma sejak diangkat menjadi Menteri Sosial.

"Kalau mau pencitraan, yang berbobot dong. Ini ngasih telur rebus sekali, lalu klaimnya untuk memenuhi asupan protein warga DKI. DIa kira kita (warga Jakarta) badut semua," jelasnya diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta.

Diketahui, Kemensos mendapat pasokan telur sebanyak 110 ikat atau setara 1.650 kg (1,65 ton) pada 21 Juni 2021. Kemudian ada tambahan lagi sebanyak 1.000 kg.

Sebanyak 3.169 orang menerima telur melalui Lembaga Kesejahteraan Sosial di DKI Jakarta dan 1.200 orang melalui RT/RW di sekitar Kantor Kemensos. Adapun untuk keperluan memasak, ada relawan Tagana sebanyak 30 orang.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya