Berita

Mantan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Arief Poyuono/Net

Politik

Arief Poyuono Sarankan Jokowi Gelar Ritual Doa Keselamatan Bangsa

MINGGU, 27 JUNI 2021 | 11:48 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pandemi Covid-19 di Indonesia belum juga mereda. Bahkan kasusnya kembali tinggi dalam beberapa pekan terakhir.

Atas alasan itu, mantan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Arief Poyuono menyarankan agar Presiden Joko Widodo menggelar ritual doa keselamatan dan pemulihan bangsa atas masalah yang sedang dihadapi.

Arief Poyuono menekankan bahwa ritual doa terbuka ini bukan ajaran baru, tapi merupakan warisan nenek moyang Indonesia. Di mana jika negara dan Bangsa sedang menghadapi persoalan besar yang mengancam keselamatan rakyatnya, maka seorang raja akan melakukan ritual doa untuk memohon pada yang Maha Kuasa.
‘

‘
“Agar dipulihkan bangsanya dari segala ancaman keselamatan bagi rakyatnya,” urai Arif Poyuono saat berbincang dengan redaksi, Minggu (27/6).

Diurai Arief Poyuono, dalam sistem monarki ataupun republik seorang raja atau presiden dipercaya adalah utusan yang dipilih oleh Tuhan Yang Maha Esa. Karena itu, presiden atau raja harus berseru berdoa meminta pertolongan Allah.

“Ingat saat ini masalah pandemik Covid-19 yang kita hadapi tidak bisa kita hadapi dengan alutsista apapun. Hanya dengan bantuan Allah saja kita bisa pulih,” tegasnya.

Menurutnya, jika saja Presiden Jokowi mau secara terbuka dan dengan iman meminta pertolongan Tuhan untuk memulihkan bangsa Indonesia dari semua masalah, pasti Tuhan menjabah.

“Pasti Allah akan memulihkan negeri kita ini,” demikian Arief Poyuono.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya