Berita

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei/Net

Dunia

Serius Kembali Ke Kesepakatan Nuklir, AS Pertimbangkan Cabut Sanksi Ayatollah Ali Khamenei

MINGGU, 27 JUNI 2021 | 09:30 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) dikabarkan tengah mempertimbangkan pencabutan sanksi yang dikenakan Washington terhadap Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Pencabutan sanksi merupakan bagian dari negosiasi untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir, Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA).

Mengutip sumber, NBC News pada Sabtu (26/6) melaporkan sanksi terhadap Khamenei dan sejumlah pejabat dan petinggi militer Iran yang dijatuhkan pada Juni 2019 oleh pemerintahan Donald Trump kemungkinan akan dicabut.


Sumber mengungkap, inisiatif tersebut dibahas selama negosiasi di Wina, Austria. Itu diharapkan menjadi bagian dari kompromi yang lebih besar agar Washington kembali ke JCPOA dan Iran memenuhi komitmennya kembali.

Sebelumnya muncul laporan bahwa AS akan mencabut 1.040 sanksi yang diberlakukan terhadap Iran selama pemerintahan Trump yang menarik AS pada 2018.

JCPOA ditandatangani pada 2015. Kesepakatan awal mengharuskan Iran untuk mengurangi program nuklirnya dan secara signifikan menurunkan cadangan uraniumnya dengan imbalan keringanan sanksi. Setelah penarikan AS, Teheran mulai secara bertahap meninggalkan komitmennya berdasarkan perjanjian.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya