Berita

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Peletakan Batu Pertama, Erdogan Mulai Megaproyek Ambisius Kanal Istanbul

MINGGU, 27 JUNI 2021 | 06:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Turki akhirnya memulai megaproyek pembangunan Kanal Istanbul, yang akan menghubungkan Laut Marmara dan Laut Hitam.

Peletakan batu pertama dari proyek ambisius itu dilakukan oleh Presiden Recep Tayyip Erdogan di Sazlidere, Istanbul bagian barat pada Sabtu (26/6).

"Hari ini kami membuka halaman baru dalam sejarah perkembangan Turki," ujar Erdogan, seperti dikutip Al Arabiya.


Menurut pemerintah, Kanal Istanbul akan membentang sepanjang 45 kilometer yang ditujukan untuk mengurangi lalu lintas perairan di Selat Bosporus, salah satu pelayaran tersibuk di dunia, dan mengurangi risiko kecelakaan.

Proyek ini sudah diusulkan pertama kali pada 2011, namun dihidupkan kembali sekitar 3 tahun lalu.

"Kami melihat Kanal Istanbul sebagai proyek untuk menyelamatkan masa depan Istanbul, untuk memastikan keselamatan jiwa dan harta benda Bosporus Istanbul, serta warga di sekitarnya," jelas Erdogan.

Struktur pertama dari proyek ini merupakan sebuah jembatan 8 lajur sepanjang 840 meter yang menghubungkan ke jalan raja Marmara Utara. Jembatan itu juga dapat menghubungkan ke sejumlah proyek infrastruktur Turki lainnya, seperti bandara baru dan penyeberangan Bosporus.

Diperkirakan, megaproyek ini akan memakan dana sebesar 15 miliar dolar AS dalam waktu enam tahun.

Sejumlah oposisi sendiri meragukan proyek Kanal Istanbul akan memiliki banyak manfaat. Sebaliknya, mereka menyebut proyek itu akan merusak ekologi, berbahaya karena kerap muncul gempa bumi, dan membebani negara dengan lebih banyak utang.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Miliki Segudang Prestasi, Banu Laksmana Kini Jabat Kajari Cimahi

Jumat, 26 Desember 2025 | 05:22

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

UPDATE

Lima Penyidik Dipromosikan Jadi Kapolres, Ini Kata KPK

Senin, 05 Januari 2026 | 12:14

RI Hadapi Tantangan Ekonomi, Energi, dan Ekologis

Senin, 05 Januari 2026 | 12:07

Pendiri Synergy Policies: AS Langgar Kedaulatan Venezuela Tanpa Dasar Hukum

Senin, 05 Januari 2026 | 12:04

Pandji Pragiwaksono Pecah

Senin, 05 Januari 2026 | 12:00

Tokoh Publik Ikut Hadiri Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:58

Tak Berani Sebut AS, Dino Patti Djalal Kritik Sikap Kemlu dan Sugiono soal Venezuela

Senin, 05 Januari 2026 | 11:56

Asosiasi Ojol Tuntut Penerbitan Perpres Skema Tarif 90 Persen untuk Pengemudi

Senin, 05 Januari 2026 | 11:48

Hakim Soroti Peralihan KUHAP Baru di Sidang Nadiem Makarim

Senin, 05 Januari 2026 | 11:44

Akhir Petrodolar

Senin, 05 Januari 2026 | 11:32

Kuba Siap Berjuang untuk Venezuela, Menolak Tunduk Pada AS

Senin, 05 Januari 2026 | 11:28

Selengkapnya