Berita

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Moeldoko/Net

Politik

Gugat Ke PTUN Dinilai Upaya Moeldoko Dapatkan Tawaran Politik Dari AHY

SABTU, 26 JUNI 2021 | 16:32 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Komunikolog politik Tamil Selvan melihat maksud di balik gugatan kubu kongres luar biasa (KLB) Deli Serdang ke PTUN hanyalah upaya Moeldoko untuk mendapat tawaran politik dari Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY.

Hal ini, kata Tamil, jika gugatan dimaksudkan untuk mendesak agar Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) itu menjadi Ketum Demokrat.

“Maka menurut saya ini hanya pola "Mencari Bargaining Position” Mereka hanya ingin mencari peluang agar diakomodir oleh SBY dan mendapat penawaran politik dari kubu AHY,” kata Tamil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (26/6).


Disisi lain, Gugatan ini kata Tamil, hanya untuk memperlihatkan jika Moeldoko dan gerombolannya serius memperjuangkan pendiriannya yang dihasilkan melalui kegiatan yang diklaim sebagai Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang beberapa bulan yang lalu.

“Walaupun mereka sadar bahwa PTUN tentu tidak akan mengabulkan gugatannya,” tandas Tamil.

Kubu Kongres Luar Biasa Demokrat Deli Serdang hari ini mengajukan gugatan ke PTUN Jakarta atas keputusan Menkumham yang tak mengesahkan hasil KLB yang digelar 5 Maret lalu itu. Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menjadi tergugat dalam perkara tersebut.

"Ini upaya hukum pertama kali yang dilakukan agar kepengurusan hasil KLB ini diakui negara melalui gugatan tata usaha negara ke PTUNJakarta," kata kuasa hukum kubu Moeldoko, Rusdiansyah, dalam keterangan tertulis, Jumat (25/6).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya