Berita

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid/Net

Politik

Covid Makin Mengganas, Kemenag Didesak Bantu Selamatkan Santri, Kiai, Dan Tokoh Agama

SABTU, 26 JUNI 2021 | 13:29 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah didesak maksimalkan langkah mitigasi penyebaran Covid-19 yang belakangan menanjak signifikan.

Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid mengatakan, langlah mitigasi berlaku untuk semuanya, tak terkecuali kalangan santri dan tokoh agama.

Dia mendorong Kementerian Agama untuk bersinergi dengan Kementerian Kesehatan, serta Kemendagri dan Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19, dalam rangka meningkatkan cakupan bantuan dan vaksinasi bagi santri, kiai serta, tokoh dari semua agama.


"Sewajarnya bila Kementerian Agama lebih serius membantu mereka dengan betul-betul mengawal pelaksanaan program atasi Covid-19 termasuk vaksinasi dan layanan kesehatan lainnya bagi mereka," ujar Hidayat dalam keterangannya, Sabtu (26/6).

Lingkungan pesantren, kata pemilik akronim HNW itu, adalah tonggak sejarah yang berperan dalam kemerdekaan Indonesia pada masa lalu.

Sehingga, kata dia, pemerintah tidak boleh melupakan pesantren dalam penanganan pandemi Covid-19 saat ini.

"Fakta bahwa pesantren, kiai dan santri mempunyai jasa besar bagi perjuangan kemerdekaan Indonesia, dan turut membantu pemerintah dengan kontribusi nyata dalam pengamalan dan pengawalan Pancasila melalui kehidupan beragama, berpendidikan dan bermasyarakat," tutur HNW.

Untuk itu, legislator PKS ini mendesak Kemenag untuk menjalin komunikasi dengan pemangku kebijakan lain supaya dapat memaksimalkan pencegahan penyebaran Covid-19 di pesantren.

"Sehingga para kiai dan santri yang sehat dan selamat dari Covid-19 akan dapat melanjutkan peran dan perjuangan dari para ulama dan kiai yang sudah wafat di era Covid-19 ini," pungkasnya.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Dimakamkan di Mashhad

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:21

Wall Street Ditutup Menguat Didorong Harapan Negosiasi Iran-AS

Jumat, 10 Juli 2026 | 08:08

Terjaring OTT KPK, Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:50

Menkes Budi Ajak Kreator Jadikan Pola Makan Sehat Sebagai Tren Baru

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:45

Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Jakarta Dicecar KPK soal Pengadaan Rel di DJKA

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:32

Harga Emas Melonjak Didorong Aksi Bargain Hunting dan Sentimen Geopolitik

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:21

Sentimen AI Pulihkan Bursa Eropa, STOXX 600 Menguat

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:12

OTT di Solo Raya: Selain Bupati Sukoharjo KPK Juga Amankan 4 Orang Lainnya

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:04

Ekonomi NTB Tumbuh 13,64 Persen, Peluang Lahirnya Inovasi Anak Muda Kian Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 | 07:01

Kepindahan Narji dari PKS ke PSI Dianggap Kutu Loncat Gurem

Jumat, 10 Juli 2026 | 06:58

Selengkapnya