Berita

Audiensi warga di Balai Desa Beru, Kecamatan Sarirejo, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur/RMOLJatim

Nusantara

Tuntut Tranparansi, Warga Lamongan Minta Lahan Yang Terkena Proyek Pertamina Diukur Ulang

JUMAT, 25 JUNI 2021 | 13:03 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Audiensi pembebasan lahan dan pelebaran jalan proyek Pertamina di Desa Beru, Kecamatan Saeirejo, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur berlangsung tegang. Sebab, warga menuntut transparansi dan pengukuran ulang lahan terdampak pelebaran proyek.

Sariadi, warga Beru mengatakan, dalam audiensi yang dihadiri pihak Pertamina dan pemenang tender PT Laser Jaya Sakti (LJS) itu, pemerintah desa dan jajaran Muspika Kecamatan Sarirejo menyatakan menolak hasil audiensi.

Penolakan itu atas dasar belum terpenuhinya ganti untung pembebasan lahan yang terkena dampak pelebaran jalan menuju titik kilang minyak Pertamina. Bahkan, dirinya terang-terangan menyatakan tidak puas dan menuntut adanya pengukuran ulang pembebasan lahan milik warga.


"Enggak setuju sama sekali, kami menolak. Harapannya diukur ulang lagi dan warga mendapat ganti rugi atau ganti untung," kata Sariadi, dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Jumat (25/6).

Sementara warga Beru lainnya, Saifur, menuntut agar semua pihak diundang pada acara audiensi. Menurutnya, pada sosialisasi pertama kali, warga dan pihak pemerintah desa hanya mengundang beberapa warga yang mendapat ganti rugi pembebasan lahan.

Sedangkan warga setempat tidak dilibatkan sehingga menimbulkan kecemburuan sosial. Ia pun mencontohkan kampung miliarder yang ada di Tuban, Jawa Timur.

Setelah audiensi, Kepala Kecamatan Sarirejo, Harsono menyampaikan, audiensi kali ini berjalan kondusif. Selain itu, audiensi juga dihadiri pihak Pertamina pada nantinya akan menguntungkan desa di sektor perekonomian. Pada momen ini, masyarakat harus bisa memanfaatkannya.

Selain itu, Tim Pemenang Tender Pembebasan Lahan dan Pelebaran Jalur Pertamina Beru, PT LJS, Randi Setiawan menganggap bahwa pembebasan lahan dan pelebaran jalur minyak telah sesuai dengan prosedur yang ada. Menurutnya, semua pihak sudah mengetahui adanya pelaksanaan kegitan PT LJS.

"Pada saat pembebasan itu sudah semua, dan sudah paham kalau ada pelaksanaan kegiatan," katanya.

Ia menambahkan, adanya ganti rugi tanaman di kanan dan kiri jalan akses Pertamina adalah sebagai bentuk adanya pelaksanaan kegiatan dari PT LJS yang diketahui semua pihak.

"Sebenarnya jalan akses itu sudah ada ganti rugi tanaman, jadi otomatis tahu kalau adanya kegiatan untuk penimbunan akses jalan tersebut," tambahnya

Ganti rugi tanaman padi Rp 5.000/kg, kangkung Rp 25.000/kg. Dari hasil itu, pemilik lahan mendapat ganti rugi Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta.

Sedangkan ganti rugi lahan di area titik kilang minyak Pertamina Beru, mendapat ganti rugi Rp 270.000 sampai Rp 290.000 per meter persegi, dengan luas lahan yang dibebaskan mencapai 3,5 hektare.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya