Berita

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen/Net

Dunia

Masa Depan Taiwan Bukan Pada AS, Tapi Reunifikasi Dengan China

KAMIS, 24 JUNI 2021 | 17:38 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Taiwan harus menyadari bahwa masa depannya terletak pada integrasi dengan China, bukan bergantung pada Amerika Serikat (AS).

Demikian yang disampaikan oleh jurubicara Kementerian Pertahanan China Ren Guoqiang pada Kamis (24/6), seperti dikutip Reuters.

Sebelumnya, 28 jet angkatan udara China, termasuk jet tempur dan pembom berkemampuan nuklir, memasuki zona identifikasi pertahanan udara (ADIZ) Taiwan pada pekan lalu.


Insiden itu terjadi tidak lama setelah para pemimpin G7 bertemu dan bersama-sama berkomitmen untuk melawan agresivitas China, termasuk di Selat Taiwan.

Ren mengatakan, tindakan angkatan udara China meurpakan latihan dan repons dalam menghadapi situasi keamanan di Selat Taiwan.

"AS harus sepenuhnya memahami bahwa perkembangan dan pertumbuhan China tidak dapat dihentikan dengan kekuatan apa pun," kata Ren.

"Otoritas Partai Progresif Demokratik harus sadar bahwa masa depan Taiwan terletak pada reunifikasi nasional. Setiap upaya untuk 'mengandalkan AS untuk kemerdekaan' pasti akan gagal," lanjutnya.

China menganggap Taiwan sebagai bagian dari wilayahnya meski Presiden Tsai Ing-wen menegaskan bahwa Taiwan merupakan negara merdeka bernama Republik China.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya