Berita

Tokoh senior DR. Rizal Ramli saat menerima hadiah buku dari Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto/Net

Politik

Dalam Kondisi Krisis, Prabowo Subianto Butuh Pakar Ekonom Sekelas Rizal Ramli

RABU, 23 JUNI 2021 | 00:11 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pertemuan tokoh senior, DR. Rizal Ramli dengan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, membuktikan hubungan persahaban keduanya terjalin dengan baik.

Sikap kritis ekonom senior itu terhadap kebijakan pemerintah ternyata tidak melunturkan persahabatannya dengan Prabowo.

Rizal bertamu Prabowo, di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemhan), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (22/6).


Dalam pertemuan itu, Prabowo memberikan sebuah hadiah kepada Rizal. Hadiah itu adalah buku tentang "Kepemimpinan Militer".

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie punya pandangan lain dari pertemuan dua tokoh bangsa itu.

Di tengah konstelasi politik saat ini, dia yakin Prabowo-Rizal juga menyinggung pembicaraan terkait Pilpres 2024.

Menurut Jerry Massie, bisa saja duet Prabowo-Rizal dimajukan pada pilpres mendatang.

"Mereka sudah klop. Jika menang pada Pilpres 2019 lalu, Prabowo pasti meminang Rizal Ramli masuk kabinet," ujar Jerry Massie menyampaikan pandangan, Rabu (23/6).

Jelas dia, Prabowo sangat menaruh hormat kepada Rizal. Ketua Umum Partai Gerindra itu butuh pakar ekonom sekelas Rizal.

"Sosok Rizal Ramli disegani Prabowo lantaran ayahandanya yakni mendiang Soemitro Djojohadikusumo, ekonom tersohor di era Presiden Soeharto, sedangkan Rizal Ramli ekonom terbaik di abad XX," tutur Jerry Massie.

Selain itu, keduanya juga punya hubungan yang harmonis. Banyak jurus kepret ala Rizal yang diadopsi Prabowo. Untuk menghargainya, maka Rizal diberikan buku militer

"Memang keduanya layak juga disandingkan saya kira. Kedua tokoh ini punya grand strategy yang brilian untuk bangsa Indonesia. Saat krisis ekonomi bahkan utang kita sudah tembus Rp 6.361 triliun, maka Prabowo butuh pakar ekonomi sekelas Rizal Ramli," lanjut Jerry Massie.

"Jadi, menarik juga pasangan militer, ekonom, cendikiawan ini kalau bisa ditandemkan," ucap Jerry Massie menambahkan.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya