Berita

Mantan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono/ saat berbincang dengan sosok bersuara perempuan, yang bernama Mbak Tulalit/Net

Politik

Prediksi Arief Poyuono: Presiden 2024 Melambangkan Air Mengalir Dan Berasal Dari Solo

SELASA, 22 JUNI 2021 | 20:07 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Nama presiden 2024 mendatang melambangkan air yang mengalir. Sehingga bisa mengairi masyarakat yang sedang berada dalam keadaan gersang. Presiden tersebut hadir untuk memberi kesejukan.

Begitu isi perbincangan antara mantan Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono dengan sosok bersuara perempuan, yang bernama Mbak Tulalit.

Perbincangan penuh canda, tapi serius membahas Pilpres 2024 itu berjudul “Air Mengalir itu Presiden RI Ke 8 Yang Dibutuhkan Masyarakat” dan diunggah di akun YouTube, Poyuono Channel sesaat lalu, Salasa (22/6).


Mulanya Mbak Tulalit meminta Arief Poyuono yang berlatar belakang buruh, politisi, dan penyambung lidah rakyat kecil untuk memberi prediksi mengenai siapa presiden yang akan terpilih di 2024.

Arief Poyuono yang mengenakan batik coklat dan peci lantas menjadikan barang-barang yang ada di depannya sebagai perumpamaan. Barang yang dimaksud adalah secangkir kopi, teko teh, segelas anggur merah, dan sebotol air mineral.

“Presiden 2024 itu air yang putih, bukan kopi, bukan teh, bukan anggur. Semua terbuat dari air putih. Termasuk nasi ganjar. Sego iku soko beras, opo iso dadi sego nek ora ono air putih? (Nasi itu dari beras, apa bisa jadi nasi kalau tidak ada air putih?),” ujarnya.

Dengan yakin, Arief Poyuono terus menekankan bahwa yang akan menjadi presiden nanti berlambang air dan namanya juga ada air.

“Jenenge nduwe air sing mengalir. (Namanya punya air yang mengalir). Bisa mensejahterakan rakyat. Mengairi masyarakat dalam keadaan gersang, memberi kesujukan,” urainya lagi.

Secara spesifik, Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu itu menyebut bahwa tokoh yang dimaksud berasal dari Solo, sama seperti Presiden Joko Widodo. Untuk itu, Arief meminta agar yang bukan dari Solo atau keturunan Solo untuk mundur teratur.

“Asale soko Solo meneh. Sing udu trah Solo ojo mimpi. (Asalnya dari Solo lagi. Yang bukan trah Solo jangan mimpi),” tegasnya.

Baca: Ziarah Ke Astana Oetara, Airlangga Hartarto Ternyata Masih Keturunan Trah Mangkunegara

Kepada Mbak Tulalit, Arief Poyuono menekankan bahwa presiden 2024 memiliki tantangan yang berat. Sebab dampak Covid-19 saat ini semakin melonjak.

Dia juga mengkritik para kepala daerah yang saat ini justru sibuk pencitraan untuk bisa dicalonkan sebagai capres. Tak ayal, daerah yang mereka pimpin tidak terurus dengan baik dalam penangan Covid-19.

“Akhire daerah okeh sing kena Covid-19 (Akhirnya daerah banya yang kena Covid-19). Iku (itu) tanda-tanda zaman. Jadi ingat pilihlah pemimpin yang melambangkan air. Air, air, mbak,” demikian Arief Poyuono mengakhiri perbincangannya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

IHSG Terkoreksi 1,97 Persen, Mayoritas Saham Berakhir di Zona Merah

Jumat, 06 November 2026 | 12:31

Ekonom Soroti Potensi Konflik Kepentingan CIO Danantara

Jumat, 06 November 2026 | 12:22

Menperin Ungkap Strategi Hadapi Tekanan Industri Tembakau

Jumat, 06 November 2026 | 12:11

Ketum Partai dan Pejabat yang Terlibat Penyadapan Presiden Harus Jadi Tersangka

Jumat, 06 November 2026 | 12:01

Di Tengah Polemik Ijazah, Pengaruh Politik Jokowi Masih Jadi Perhatian

Jumat, 06 November 2026 | 11:51

Bantah Narasi Deindustrialisasi, Menperin: Industri RI Tidak Gelap

Jumat, 06 November 2026 | 11:40

Indonesia-Somalia Bahas Peluang Kerja Sama Perikanan hingga Keamanan Maritim

Jumat, 06 November 2026 | 11:34

Cokbang Buka Peluang Ekonomi Baru dari Kakao Sabang

Jumat, 06 November 2026 | 11:30

KPK Periksa Komisaris PT Murakabi Media Indonesia di Kasus Asuransi Pelni

Jumat, 06 November 2026 | 11:29

Utang Paylater Masyarakat di Bank Tembus Rp31,5 Triliun hingga September 2026

Jumat, 06 November 2026 | 11:16

Selengkapnya