Berita

Pertemuan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil/Net

Politik

Tidak Tertutup Kemungkinan Pertemuan Prabowo-RK Jajaki Duet Pilpres 2024

SELASA, 22 JUNI 2021 | 15:40 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pertemuan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, di Kantor Kementerian Pertahanan (Kemenhan), Jakarta, Senin (21/6), dapat ditafsirkan banyak makna.

Pertama, karena pertemuan di ruang kerja Prabowo, maka agenda terkait kepentingan warga Jabar sangat kental.

"Karena itu, masuk akal kalau rencana pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi agenda utama dalam pertemuan kedua tokoh tersebut," kata pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul Jakarta, M. Jamiluddin Ritonga, Selasa (22/6).


Sebagai Gubernur Jabar, RK tentu berkepentingan untuk meningkatkan SDM warganya. Apalagi peningkatan SDM memang menjadi salah satu prioritas RK dalam membangun Tanah Pasundan.

Selanjutnya, pertemuan tokoh politik tentu tidak akan terlepas membicarakan masalah-masalah aktual di bidang politik. Pembicaraan terkait pilpres, pileg dan pilkada 2024 terbuka mereka bicarakan.

"Peluang membicarakan pasangan capres juga sangat dimungkinkan. Apalagi kedua tokoh ini sama-sama memiliki elektabilitas yang tinggi," terang Jamiluddin.

Pada Pilpres 2014 dan 2019, suara Prabowo di Jabar cukup siginifikan. Karena itu, untuk Pilpres 2024, ketua umum Partai Gerindra itu tentu punya hitung-hitungan terhadap RK agar suara di Jabar tetap berpihak kepadanya.

"Untuk itu, ada kemungkinan Prabowo akan memberikan suara penuh melalui Partai Gerindra kepada RK untuk bisa kembali maju dalam pemilihan gubernur berikutnya. Bahkan, tak tertutup kemungkinan ada penjajakan di antara mereka berdua untuk maju pada Pilpres 2024," ucap Jamiluddin.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya