Berita

Ketua DPR RI Puan Maharani/Net

Politik

Ketatkan Prokes, Rapat Paripurna DPR RI Hanya Dihadiri 29 Orang Secara Fisik

SELASA, 22 JUNI 2021 | 11:52 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Peningkatan dan temuan kasus Covid-19 di Gedung DPR RI membuat rapat Rapat Paripurna masa persidangan V tahun sidang 2020-2021, pada Selasa (22/6) digelar dengan protokol kesehatan super ketat.

Untuk mencegah kepadatan orang, rapat paripurna hanya dihadiri 29 anggota secara fisik.

Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPR Puan Maharani dengan didampingi oleh Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco, Rachmat Gobel dan Azis Syamsuddin. 


Puan menyampaikan sementarara jumlah anggota yang hadir dalam rapat secara fisik ada 29 orang dan 265 virtual, sehingga total ada 297 anggota yang hadir.

“Menurut catatan dari sekjen hari ini hadir 29 fisik dan 265 virtual dan beberapa izin sehingga jumlah anggota yang hadir paripurna ini sudah 297 orang. Seningga kourum tercapai,” kata Puan saat membuka rapat paripurna di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta.

Puan menjelaskan, saat ini pasca adanya lonjakan kasus kemudian ada beberapa anggota terpapar Covid-19 DPR melaksanakan kegiatan namun dengan pembatasan.

“Perlu diketahui DPR RI masih tetap melakaanakan rapat denga prokes dan pembatasan kehadiran dalam rapat paripurna. Mengingat pemerintah kembali memperpanjang PPKM berbasis mikro sampai dengan tanggal 28 Juni 2021,” imbuhnya.

Dengan mempertimbangkan lonjakan kasus dan varian baru Covid-19, Puan mewakili pimpinan DPR meminta kepada seluruh alat kelengkapan dewan (AKD) untuk merespon melalui membatasi mobilitas dan memperluas pemeriksaan karyawan di lingkup DPR.

“Pimpinan DPR RI meminta kepada seluruh AKD untuk merespon secara komprehensif dengan membatasi mobilitas dan Sekretariat Jenderal memperluas pemerikaaan kepada seluruh anggota sekertariat dan seluruh pegawai di lingkungan DPR,” demikian Puan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

UPDATE

Bakamla Kirim KN. Singa Laut-402 untuk Misi Kemanusiaan ke Siau

Jumat, 09 Januari 2026 | 05:40

Intelektual Muda NU: Pelapor Pandji ke Polisi Khianati Tradisi Humor Gus Dur

Jumat, 09 Januari 2026 | 05:22

Gilgamesh dan Global Antropogenik

Jumat, 09 Januari 2026 | 04:59

Alat Berat Tiba di Aceh

Jumat, 09 Januari 2026 | 04:45

Program Jatim Agro Sukses Sejahterakan Petani dan Peternak

Jumat, 09 Januari 2026 | 04:22

Panglima TNI Terima Penganugerahan DSO dari Presiden Singapura

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:59

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Mengawal Titiek Soeharto

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:25

Intelektual Muda NU Pertanyakan Ke-NU-an Pelapor Pandji Pragiwaksono

Jumat, 09 Januari 2026 | 02:59

Penampilan TNI di Pakistan Day Siap Perkuat Diplomasi Pertahanan

Jumat, 09 Januari 2026 | 02:42

Selengkapnya