Berita

Kepala Satuan Tugas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (Kasatgas IDI), Prof. Zubairi Djoerban/Net

Politik

Zubairi Djoerban: Kita Harus Sepakati Dulu, Pandemi Sudah Darurat Atau Belum?

SELASA, 22 JUNI 2021 | 10:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Seluruh pemangku kebijakan, pengusaha, hingga masyarakat harus satu pandangan dalam melihat lonjakan kasus Covid-19 dalam beberapa pekan terakhir.

Kepala Satuan Tugas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (Kasatgas IDI), Prof. Zubairi Djoerban menilai pandangan yang sama itu yang nantinya akan memudahkan penanganan sebaran pandemi.

"Sekarang begini dulu, kita sepakati kita darurat atau tidak?" ujarnya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (22/6).


Zubairi mengurai, beberapa laporan telah menyebutkan bahwa tidak sedikit rumah sakit yang sudah kewalahan kemudian memilih menutup layanan IGD. Kondisi ini tidak boleh dibiarkan karena akan membuat pasien jadi tidak tertangani.

“Bahkan IGD beberapa rumah sakit ditutup, karena kalau masuk IGD Covid-19 kan ada rencana perawatan. Nah perawatan 100 persen ICU penuh, bagaimana bisa (dirawat)? Jadi ada rumah sakit yang menutup IGD Covid-19," jelasnya.

"Kalau mau bilang datanya rumah sakit semua penuh, lihat benar nggak. Kalau benar ya harus percaya," imbuhnya.

Pun juga dengan wacana lockdown yang juga didesak beberapa kepala daerah, kata dia, baru bisa diterapkan ketika semua sepakat bahwa pandemi Covid-19 di Indonesia sudah dalam posisi darurat.

"Kalau ini darurat, cara berpikir cara mengambil kebijakan sesuai dengan kedaruratan, kalau kita anggap ini ecek-ecek ya kita tidak perlu diskusi mengenai lockdown,” bebernya.

Cara sederhana melihat situasi itu, kata dia, adalah mengamati lingkungan sekitar soal pergerakan sebaran pandemi Covid-19.

"Kedua, kalau bener kita melihat di sekitar kita orang pada sakit, ya itu benar ada masalah serius," tandasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

UPDATE

Bakamla Kirim KN. Singa Laut-402 untuk Misi Kemanusiaan ke Siau

Jumat, 09 Januari 2026 | 05:40

Intelektual Muda NU: Pelapor Pandji ke Polisi Khianati Tradisi Humor Gus Dur

Jumat, 09 Januari 2026 | 05:22

Gilgamesh dan Global Antropogenik

Jumat, 09 Januari 2026 | 04:59

Alat Berat Tiba di Aceh

Jumat, 09 Januari 2026 | 04:45

Program Jatim Agro Sukses Sejahterakan Petani dan Peternak

Jumat, 09 Januari 2026 | 04:22

Panglima TNI Terima Penganugerahan DSO dari Presiden Singapura

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:59

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Mengawal Titiek Soeharto

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:25

Intelektual Muda NU Pertanyakan Ke-NU-an Pelapor Pandji Pragiwaksono

Jumat, 09 Januari 2026 | 02:59

Penampilan TNI di Pakistan Day Siap Perkuat Diplomasi Pertahanan

Jumat, 09 Januari 2026 | 02:42

Selengkapnya