Berita

AS tarik pasukan dari Afghanistan/Net

Dunia

18 Ribu Warga Afghanistan Berusaha Pindah Ke AS Sebelum Penarikan Pasukan Selesai

SELASA, 22 JUNI 2021 | 09:39 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sekitar 18 ribu warga Afghanistan yang selama ini bekerja dengan tentara dan diplomat Amerika Serikat (AS) di negara tersebut berupaya untuk pindah ke AS.

Menurut Menteri Luar Negeri Antony Blinken, belasan ribu warga Afghanistan berusaha meninggalkan negara itu sebelum AS menarik semua pasukannya pada 11 September.

"Ada sekitar 18 ribu orang yang telah menyatakan minat, atau lebih, dalam menggunakan program ini untuk datang ke AS. Dengan kata lain, 18 ribu orang yang bekerja langsung dengan tentara kami, dengan diplomat kami di Afghanistan," ujarnya pada Senin (21/6).


Meski begitu, Blinken menyebut hanya setengah dari mereka yang sejauh ini telah mengisi dokumen yang diperlukan. Sementara yang lainnya baru memulai.

"Sekitar 9.000 di antaranya baru dalam proses awal. Mereka sudah menyatakan minat, mereka sedang melihat-lihat, mereka belum mengisi formulir. 9.000 lainnya, telah mengisi formulir. Mereka sedang bekerja melalui proses, dan kami memiliki beberapa dari mereka yang sedang menunggu persetujuan oleh kedutaan kami di Afghanistan dan lainnya yang sebenarnya dalam proses imigrasi itu sendiri," jelasnya,

Departemen Luar Negeri telah menambahkan 50 pejabat ke mereka yang berurusan dengan Visa Imigran Khusus yang dibutuhkan dan mereka telah berhasil menghilangkan beberapa simpanan yang ada dalam proses tersebut.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya