Berita

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno

Politik

Jokowi Dan Gerindra Menolak, Adi Prayitno: Seknas Jokpro Bekerja Untuk Siapa?

SENIN, 21 JUNI 2021 | 10:10 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Peresmian Sekretariat Nasional (Seknas) Jokowi-Prabowo (Jokpro) 2024 membuat publik bertanya-tanya, terutama mengenai maksud dan orientasi kepentingan siapa gerakan Jokpro tersebut.

Pasalnya, Presiden Joko Widodo sendiri sudah sangat jelas menolak wacana penambahan masa jabatan presiden menjadi tiga periode.

Termasuk, Partai Gerindra yang menyatakan bahwa ketua umumnya Prabowo Subianto adalah calon presiden 2024, bukan calon wakil presiden, seperti yang diinginkan Jokpro.


"Publik bertanya Seknas Jakpro itu sebenarnya bekerja untuk kepentingan siapa. Karena Jokowi tegas nolak maju lagi. Gerindra pun tegas nolak," kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (21/6).

Atas dasar itu, pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini menilai, gerakan Jokpro 2024 seperti menyasar "ruang hampa", lantaran Jokowi dan Gerindra menolak hal tersebut.

"Dukungan Seknas Jokpro ini menyasar ruang hampa. Karena objek yang mau didukung nolak," ucap Adi Prayitno.

Peluncuran Seknas Jokpro 2024, Sabtu (19/6), menuai kontroversi. Bahkan, politikus Partai Demokrat, Rachlan Nashidik menilai itu sebagai bentuk perlawanan hukum. Alasannya, kontitusi dengan tegas melarang jabatan presiden lebih dari dua periode.

"Ini jelas gerakan melawan konstitusi," ujar Rachlan Nashidik, Sabtu (19/6).

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya