Berita

Pakar komunikasi politik, Emrus Sihombing/Net

Politik

Baiknya Komnas HAM Ungkap Penembakan Wartawan Di Simalungun Daripada Urus TWK KPK

SENIN, 21 JUNI 2021 | 08:24 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Penembakan terhadap Mara Salem Harahap, seorang wartawan di Simalungun, Sumatera Utara merupakan perbuatan keji dan tidak berperikemanusiaan. Apalagi terberitakan bahwa korban ditemukan meninggal bersimbah darah di dalam mobil.

Pakar komunikasi politik, Emrus Sihombing pun berkesimpulan bahwa kejadian ini patut diduga sebagai pelanggaran hak mendasar manusia.

Atas alasan itu, Emrus mendesak Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk turun langsung mengungkap masalah ini. Komnas HAM jangan sampai terjebak menghabiskan energi untuk urusan yang bukan bagian dari kerja-kerja mereka.  


“Daripada urusi tes alih status di KPK yang masih perdebatan dari aspek hak asasi, sebaiknya Komnas HAM proaktif dan fokus ungkap kasus penembakan jurnalis tersebut,” tuturnya kepada wartawan, Senin (21/6).

Menurut Emrus, selain berpotensi membungkam kebebasan berkomunikasi atau pers yang merupakan hak mendasar dan melekat pada setiap manusia, peristiwa yang menghilangkan nyawa seseorang ini benar-benar tindakan melanggar dan merendahkan hak yang paling asasi manusia. Yaitu hak untuk hidup atau mempertahankan hidup.

Karena itu, publik pasti menunggu peran maksimal dan kerja keras Komnas HAM yang dibiaya dari pajak rakyat, termasuk dari pajak korban ketika masih hidup.

“Untuk mengungkap dan menuntaskan motif dan tindakan penembakan tersebut dari aspek hak asasi (mendasar) dari manusia,” tutupnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya