Berita

Mantan Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan/Net

Dunia

Pashinyan: Hasil Awal Pemilu Adalah Kemenangan Rakyat, Armenia Telah Lakukan Revolusi Kedua

SENIN, 21 JUNI 2021 | 08:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penjabat Perdana Menteri Armenia, yang juga pemimpin Partai Kontrak Sipil, Nikol Pashinyan, mengungkapkan bahwa pemungutan suara yang berlangsung pada Minggu (20/6) sebagai 'revolusi kedua bagi Armenia.

Berbicara di markas Partai Kontrak Sipil setelah hasil awal pemilu yang menunjukkan partinya unggul dengan lebih dari 60 persen suara, Pashinyan menekankan bahwa ini adalah kemenangan rakyat.  
 
“Rakyat Armenia melakukan revolusi kedua dalam tiga tahun terakhir. Jika yang pertama adalah revolusi beludru tanpa kekerasan, yang kedua adalah revolusi baja yang demokratis," katanya.  


"Rakyat Armenia membuat pilihan mereka, apa yang diprediksi terjadi. Dan kami memperkirakan bahwa selama pemilihan ini rakyat Armenia akan mendapatkan kemenangan, dan ini telah terjadi," katanya, menambahkan bahwa partainya akan menjadi mayoritas di parlemen dan ia berjanji untuk memenuhi semua kesepakatan yang dicapai selama kampanye pemilihan.

Armenia mengadakan pemilihan parlemen awal pada Minggu (20/6). Dua puluh lima partai dan blok, termasuk  Partai Kontrak Sipil pimpinan Nikol Pashinyan dan Aliansi Armenia pimpinan  presiden kedua negara itu Robert Kocharyan, memperebutkan kursi di badan legislatif nasional.

Sebuah partai harus mengumpulkan setidaknya 5 persen suara untuk terpilih. Ambang batas untuk sebuah blok adalah 7 persen. Negara ini memiliki lebih dari 2,5 juta pemilih terdaftar. Tingkat partisipasi pemilih pada akhir pemungutan suara adalah 49,4 persen.

Hasil awal pada Minggu menunjukkan partai Pashinyan memimpin perolehan suara sekitar 60 persen suara,  sementara blok Kocharian memiliki sekitar 19 persen.

Pashinyan kemudian mengucapkan terima kasih kepada aparat keamanan yang telah mencegah kasus suap dan pelanggaran lainnya. Juga mengucapkan terima kasih kepada para pendukungnya dan mengundang semuanya ke  Republic Square pada Senin (21/6) untuk serah terima 'mandat baja' kepada Perdana Menteri terpilih.

Dia juga berterima kasih kepada mitra internasionalnya di Rusia karena mendukung Armenia di masa-masa sulitnya.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Federasi Rusia, kepada Presiden Rusia Vladimir Putin dan Perdana Menteri Mikhail Mishustin atas dukungan yang dia berikan kepada Armenia dan rakyat Armenia dalam situasi ini," kata Pashinyan, seperti dilaporkan Tass.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya