Berita

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan/Net

Politik

Corona Meningkat, Ketum PAN Usul Lockdown Akhir Pekan

JUMAT, 18 JUNI 2021 | 03:26 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Segenap upaya yang dilakukan pemerintah dalam menangani lonjakan kasus Covid-19 sudah baik dan perlu mendapat dukungan semua pihak.

Atas alasan itu pula, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengajak kader PAN di seluruh Indonesia untuk terlibat aktif membantu pemerintah dalam mengantisipasi dan menangani sebaran virus corona.

Perintah tersebut disampaikan saat dirinya bersama sejumlah jajaran pimpinan pusat seperti Sekjen PAN Eddy Soeparno, Waketum PAN Yandri Susanto, Ketua POK DPP PAN A. Mumtaz Rais, Ketua MPP DPW PAN Kaltim Erwin Ihzharuddin menghadiri Rakerwil dan Pelantikan DPW PAN Kalimantan Timur di Samarinda, Kamis (17/6).


Acara yang digelar di Hotel Bumi Senyiur Kota Samarinda itu turut dihadiri oleh Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi dan Walikota Samarinda Andi Harun. Acara digelar dengan mematuhi dan menaati protokol kesehatan dengan ketat.

"Saat ini Covid-19 sedang naik-naiknya. Di hampir semua kota. Saya minta seluruh kader untuk ikut terlibat menangani dan mengantisipasi efek Covid-19 ini, baik efek kesehatan maupun efek ekonominya,” tegasnya.

Wakil Ketua MPR RI ini menekankan bahwa sejauh ini apa yang dilakukan pemerintah sudah baik dan perlu didukung. Tetapi, dalam kondisi luar biasa seperti sekarang ini, di mana terjadi lonjakan kasus pasca libur lebaran dan cuti bersama terjadi, Zulhas menyebut perlu ada langkah luar biasa.

Salah satunya dia mengusulkan untuk pemberlakuan lockdown di setiap akhir pekan.

"Saya setuju PPKM diperpanjang, terutama di daerah-daerah zona merah dan hitam. Jika perlu, diberlakukan apa yang disebut lockdown akhir pekan,” tegasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya