Berita

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno saat mengunjungi Desa Wisata Rammang Ramang, Maros./Ist

Nusantara

Menparekraf Sandiaga: Rammang Rammang Punya Potensi Wisata Kelas Dunia

KAMIS, 17 JUNI 2021 | 20:14 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Desa Wisata Rammang Rammang di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan terpilih masuk daftar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021. Rammang Rammang terkenal dengan keindahan kawasan pegunungan karst (kapur) terbesar kedua dunia dan masuk dalam daftar Geopark UNESCO.

Dalam rangkaian promosi ADWI 2021, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengunjungi Dusun Rammang-Rammang, Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Kamis (17/6). Kawasan wisata ini berjarak sekitar 40 km dari Makassar dan kurang lebih 10 km dari Maros.
 
Gugusan kars di Rammang Rammang memiliki bentangan yang cukup luas. Di seluruh dunia, hanya ada tiga lokasi dengan bentangan karst seluas itu. Dua lokasi lainnya berada di China Selatan dan Vietnam. Gugusan karts Rammang Rammang ini adalah pegunungan kapur terluas kedua setelah China.
 

 
"Dengan potensi yang dimilikinya, Rammang Rammang seharusnya masuk dalam destinasi wisata kelas dunia. Saat ini Rammang Ramang istilahnya masih tidur. Adalah tugas kita membangunkan dan mengungkap pesonanya agar warga dunia tahu nilai kelangkaan dan eksotisnya," ujar Sandiaga.

Menparekraf akan memotivasi warga sekitar kawasan wisata ini untuk mempertahankan kualitas homestay. Pihaknya juga akan mengekspos keunggulan kawasan ini melalui platform digital yang dimotori para konten kreator.

Kemenparekraf juga akan memperkuat jaringan internet dengan membangun tower BTS untuk menjamin koneksi internet yang kuat dan stabil.
 
“Semua bermuara pada upaya membangkitkan ekonomi desa wisata. Kehadiran wisatawan baik lokal maupun internasional akan menaikkan pendapatan warga desa wisata," tegas Sandiaga.

Sekedar informasi, Komite Nasional Indonesia untuk UNESCO telah mengajukan secara resmi Geopark Nasional Maros-Pangkep sebagai kandidat Global Geopark Indonesia. Pengajuan dialamatkan kepada Sekretariat UNESCO di Paris seperti tertuang dalam surat 66600/A6/KS/2020 ditandatangani Executive Chairman for Indonesia Nasional Commision for UNESCO Prof Arief Rachman.
 
Sebelumnya, Geopark Rammang Rammang telah ditetapkan sebagai Geopark Nasional pada November 2017.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya