Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Pria Spanyol Dijebloskan Ke Penjara Selama 15 Tahun Setelah Melakukan Aksi Kanibalisme Pada Mayat Ibunya

KAMIS, 17 JUNI 2021 | 19:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Seorang pria Spanyol yang dijuluki 'kanibal Las Ventas' dijatuhi hukuman kurungan penjara selama 15 tahun dan lima bulan karena perbuatan sadisnya membunuh dan melakukan aksi kanibalisme terhadap ibunya sendiri di apartemen yang mereka tinggali di Madrid.

Terdakwa, Alberto Sanchez Gomez, membunuh, memutilasi, lalu memakan mayat ibunya selama setidaknya 15 hari pada awal 2019, menurut sebuah pernyataan dari pengadilan provinsi Madrid, yang diterbitkan Selasa (16/6).

Ibunya, yang tidak disebutkan namanya dalam pernyataan pengadilan, telah diidentifikasi oleh media lokal sebagai Maria Soledad Gomez.


Sanchez, 28 tahun, ditangkap pada Februari 2019 lalu dan persidangannya dimulai pada April 2021.

Dia dijatuhi hukuman 15 tahun untuk pembunuhan dan lima bulan untuk penodaan mayat.

Selain itu, dia juga diwajibkan membayar 60.000 euro (sekitar satu miliar rupiah) kepada saudaranya sebagai kompensasi, menurut keputusan pengadilan, yang menolak pembelaan pembela bahwa Sanchez terganggu secara psikologis.

Pada saat awal penangkapan, petugas polisi Spanyol mengungkap bahwa mereka menemukan sisa-sisa korban di kotak Tupperware.

"Maria Gomez tidak terlihat selama sebulan," kata mereka di Twitter saat itu.

Sanchez dikatakan ibunya hingga meninggal setelah terlibat sebuah pertengkaran, menurut sebuah dokumen yang dikirim ke CNN oleh kantor kejaksaan Madrid pada awal persidangan.

"Dia kemudian memotong tubuhnya, menyimpan beberapa potongan di lemari es dan membuang yang lain ke tempat sampah di kantong plastik," bunyi dokumen itu.

Sanchez telah dijuluki 'kanibal Las Ventas' oleh media lokal, daerah Madrid tempat dia tinggal bersama ibunya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya