Berita

Tenega kesehatan sedang menyuntikkan vaksin Covid-19 di RSPP Jakarta/Net

Nusantara

Keran Vaksinasi Dibuka, Jangan Ragu Dan Tunda Kemudahan Yang Diberikan Pemprov DKI

RABU, 16 JUNI 2021 | 17:12 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Inisiatif Pemprov DKI Jakarta untuk membuka keran lebih luas untuk penyelenggaraan vaksinasi Covid-19 akhirnya sudah berjalan.

Kini masyarakat umum dengan syarat utama berusia 18 tahun ke atas sudah bisa mendapatkan vaksinasi. Bahkan vaksinasi massal ini terbuka untuk seluruh warga yang sering beraktivitas di wilayah DKI Jakarta, baik ber-KTP Jakarta maupun luar Jakarta.

Terobosan perluasan vaksinasi ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh warga agar herd immunity atau kekebalan kelompok di Jakarta bisa segera terbentuk.


Anggota DPD RI dari DKI, Fahira Idris mengapresiasi inisiatif dan gerak cepat Pemprov DKI Jakarta yang jauh-jauh hari sudah mengajukan permohonan untuk membuka keran vaksinasi untuk masyarakat umum ke Kementerian Kesehatan.

Sebagai ibukota negara yang menjadi pusat mobilitas orang, sentra kegiatan ekonomi dan pemerintahan, Jakarta memang harus bergerak cepat menutup berbagai celah terjadinya lonjakan kasus dan mempercepat laju vaksinasi sebagai salah satu strategi mengendalikan penyebaran virus.

Oleh karena itu, warga Jakarta dan warga luar Jakarta yang beraktivitas di ibukota jangan menyia-nyiakan kemudahan vaksinasi yang diberikan Pemprov DKI Jakarta.

"Jangan ragu, jangan tunggu (menunda-nunda). Segera lakukan vaksinasi. Ajak semua anggota keluarga yang berusia 18 tahun ke atas ke
puskesmas, RSUD, layanan vaksinasi terdekat sesuai domisili atau sesuai lokasi tempat kerja masing-masing. Bagi warga luar Jakarta yang
beraktivitas di wilayah Jakarta dan KTP bukan di Jakarta juga jangan ragu memanfaatkan kemudahan vaksinasi yang diberikan Pemprov DKI
Jakarta ini. Semuanya akan dilayani," ujar Fahira Idris, Rabu (16/6).

Menurut Fahira, kebijakan Pemprov DKI yang juga melayani warga di luar Jakarta adalah terobosan yang sangat baik dan tepat. Saat ini, pemerintah memang harus segera melancarkan berbagai strategi untuk memudahkan masyarakat mendapatkan vaksinasi.

Misalnya, dengan meretas batas-batas wilayah administrasi sehingga hanya bermodalkan e-KTP danmemenuhi syarat, warga bisa melakukan vaksinasi di tempat di mana warga tersebut beraktivitas atau bekerja sehari-hari, tidak harus sesuai domisilinya.

Namun, tentunya agar kemudahan vaksinasi berjalan baik perlu ada sistem manajemen ketersediaan vaksin. Selain itu pemanfaatan teknologi informasi terutama untuk pendaftaran vaksinasi juga akan sangat memudahkan masyarakat.

"Batas wilayah administrasi tidak lagi menjadi kendala pada proses vaksinasi di Jakarta. Bahkan sekarang untuk lebih memudahkan, warga bisa mendaftar lewat online baik lewat aplikasi JAKI maupun situs corona.jakarta.go.id/vaksinasi. Bisa daftar di mana dan kapan saja sehingga bisa menghindari antrean panjang di fasilitas kesehatan. Sekali lagi bagi warga, jangan ragu, jangan tunggu. Segera vaksinasi," ucap Fahira.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya