Berita

Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama/Net

Politik

Ahok Hapus Kartu Kredit Pejabat Pertamina, Komisi VI: Langkah Tepat Untuk Penghematan

RABU, 16 JUNI 2021 | 15:46 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Gebrakan dilakukan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dengan menghapus fasilitas kartu kredit bagi dewan direksi, komisaris, hingga manajer.

Menurut Ahok, selama ini fasilitas tersebut tidak berdampak pada kemajuan kinerja perusahaan. Fasilitas kartu kredit juga berpotensi terjadi penyalahgunaan yang besar.

Langkah tegas Komut Pertamina tersebut pun mendapat respons positif dari komisi VI DPR RI Fraksi PDIP. Anggota Komisi VI, Darmadi Durianto menilai langkah tersebut tepat di tengah upaya pemerintah melakukan penghematan.


"Pasti Ahok memiliki basis data yang kuat sehingga akhirnya mengambil langkah atau keputusan tersebut. Saya kira sebagai upaya penghematan, maka langkah Ahok itu layak kita dukung dan apresiasi," kata Darmadi, Rabu (16/6).

Darmadi melanjutkan, langkah Ahok tersebut baginya tak sekadar efisiensi. Ada indikasi pemborosan anggaran negara dalam pemberian fasilitas kepada jajaran direksi hingga manajer tersebut.

"Kalau pejabat Pertamina memakai kartu kredit pribadi enggak masalah, cuma yang dikhawatirkan mereka gunakan fasilitas kartu kredit corporate. Itu tentu yang sudah dimonitor Ahok," lanjut Bendahara Megawati Institute ini.

Bahkan, tidak tertutup kemungkinan fasilitas yang semestinya untuk kepentingan koorporasi tapi bisa saja digunakan untuk kepentingan pribadi.

"Kalau ada kepentingan pribadi, gunakan fasilitas kartu kredit pribadi, jangan gunakan fasilitas yang dibiayai uang rakyat. Tentu ini sudah termonitor dan dikalkulasi Ahok. Saya kira langkah Ahok mesti didukung sebagai upaya pembenahan dan efisiensi," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya