Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Jaksa Mendakwa Pelaku Tabrak Lari Keluarga Muslim Di Kanada Dengan Undang-Undang Terorisme

SELASA, 15 JUNI 2021 | 08:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Jaksa menambahkan dakwaan terorisme terhadap Nathaniel Veltman (20), tersangka pelaku tabrak lari yang menewaskan empat anggota keluarga Muslim Kanada.

Empat anggota keluarga Afzaal,  seorang pria dan istrinya, putri remaja mereka dan ibunya - sedang berjalan-jalan di London, Ontario pada 6 Juni ketika Veltman menabrak mereka dengan sengaja.

Jaksa mengungkapkan dalam sidang singkat bahwa mereka menambahkan tuduhan terorisme ke empat tuduhan pembunuhan berencana dan salah satu percobaan pembunuhan yang dilontarkan pekan lalu.


“Jaksa agung federal dan provinsi memberikan persetujuan mereka untuk memulai proses terorisme, menuduh bahwa pembunuhan dan percobaan pembunuhan juga merupakan kegiatan teroris,” kata Royal Canadian Mounted Police (RCMP) dalam sebuah pernyataan setelah siding, seperti dikutip dari AFP, Senin (14/6).

Veltman, yang tidak memiliki catatan kriminal dan tidak memiliki hubungan dengan kelompok ekstremis mana pun, mengatakan kepada pengadilan melalui tautan video bahwa dia tidak memiliki pengacara. Dia juga belum memasukkan pembelaan.

Putri Afzaals yang berusia sembilan tahun selamat dari serangan di lingkungan mereka di kota London, yang letaknya sekitar 200 kilometer barat daya Toronto, tetapi dia terluka parah.

“Pembunuhan ini bukan kebetulan. Ini adalah serangan teroris, dimotivasi oleh kebencian, di jantung salah satu komunitas kami,” kata Trudeau dalam pidato berapi-api di House of Commons.

Serangan itu telah memicu perdebatan tentang prevalensi Islamofobia di Kanada dan meningkatkan ketakutan dalam komunitas Muslim bahwa tanda-tanda luar dari afiliasi keagamaan dapat membuat seseorang menjadi sasaran.

Itu adalah serangan anti-Muslim paling mematikan di Kanada sejak peristiwa penembakan di sebuah masjid di Kota Quebec yang menewaskan enam orang pada 2017.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

UPDATE

Lurah Cengkareng Barat Dilaporkan ke Polisi Buntut Putusan KIP

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:36

Menteri Pigai Sebut Penyelesaian Konflik Papua Butuh Keputusan Nasional

Minggu, 10 Mei 2026 | 21:25

Prabowo Diminta Segera Bentuk Satgas Penyelundupan BBL

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:56

Segera Dibentuk Satgas Anti-Kekerasan Pesantren

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:35

Tata Kelola SDA Era Prabowo Disebut Berpihak ke Rakyat

Minggu, 10 Mei 2026 | 20:10

Ribuan Bobotoh Turun ke Jalan, Purwakarta Berubah Jadi Lautan Biru

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:42

Lonjakan Gila Minyakita Rapor Merah Zulkifli Hasan

Minggu, 10 Mei 2026 | 19:12

PKS Ingin Cetak Pemimpin Berbasis Iman, Bukan Sekadar Kejar Kursi

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:32

Dalam Lindungan Aktor Digital

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:59

BNI dan Kementerian PKP Sosialisasi Kresit Perumahan di Brebes

Minggu, 10 Mei 2026 | 17:34

Selengkapnya