Berita

Komite Eksekutif KAMI, Gde Siriana Yusuf/RMOL

Politik

Dirjen Pajak Klaim PPN Sembako Tidak Berlaku Di Pasar Tradisional, Gde Siriana: Potensi Membingungkan

SELASA, 15 JUNI 2021 | 05:22 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Menanggapai polemik pengenaan pajak sembako, Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan membantah bahwa pajak Sembako tidak dilakukan di pasar tradisional.

Komite Eksekuti KAMI,  Gde Siriana Yusuf mengatakan pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN)  untuk komoditi premium maka berpotensi memunculkan kebingungan di tengah masyarakat.

"Pengenaan PPN untuk komoditi Sembako premium sementara Sembako tradisional berpotensi memunculkan kebingungan dan masalah dalam mengontrol peredarannya," demikian kata Gde Siriana, Selasa (16/6).

Menurut Gde di pasar tradisional sangat sulit dikenai tarif PPN. Yang paling mungkin adalah yang terpampang di mall berskala besar.

"Contoh beras. Jika di pasar tradisional dijual dlm bentuk komoditas, maka di modern outlet komoditas yang sama tersebut sudah pakai brand tertentu sehingga harganya premium," demikian analisa Gde Siriana Yusuf.

Populer

Mantan Petinggi Polri: Banyak Kasus Penistaaan Agama Islam Tak Diproses di Era Jokowi

Selasa, 21 September 2021 | 05:52

Ribuan Tetangga Rocky Gerung Bertekad Geruduk Kediaman Prabowo Subianto

Minggu, 19 September 2021 | 08:31

Lieus Sungkharisma Nilai Tindakan Napoleon Bonaparte terhadap M Kece Tak Sejalan dengan Ideologi Pancasila

Rabu, 22 September 2021 | 02:22

Di Mata Ketua GNPF Ulama, Napoleon Bonaparte Adalah Manusia Pilihan Tuhan

Minggu, 19 September 2021 | 14:28

Satu Tentara Dikabarkan Tewas Lagi di Papua, Natalius Pigai Salahkan Kebijakan Jokowi

Selasa, 21 September 2021 | 14:33

Beda Sikap Usai Diperiksa KPK, Anies Baswedan Tenang sedangkan 2 Politisi PDIP Pilih Kabur dari Wartawan

Selasa, 21 September 2021 | 19:34

Gatot Nurmantyo Perlihatkan Indikasi PKI Telah Menyusup ke Tubuh TNI

Minggu, 26 September 2021 | 22:33

UPDATE

Firli Bahuri Tegaskan Pentingnya Politik yang Berintegritas Dihadapan Politisi 11 Parpol

Selasa, 28 September 2021 | 15:15

Partai Golkar Sepakat dengan Pemerintah Pemilu Digelar 15 Mei 2024

Selasa, 28 September 2021 | 15:06

AS Terima 12 Ribu Imigran Ilegal, Trump: Beberapa dari Mereka Mungkin Punya Penyakit Lebih Mematikan Dibanding Covid-19

Selasa, 28 September 2021 | 15:05

Paksakan Paripurna Interpelasi Formula E, Ketua DPRD DKI Dianggap Amnesia

Selasa, 28 September 2021 | 14:59

"Biang Kerok" Turunnya Kepuasan Masyarakat pada Pemerintah karena Rendahnya Kinerja Wapres Maruf Amin

Selasa, 28 September 2021 | 14:59

Anies Baswedan Menjawab Santai saat Ditanya Soal Interpelasi Formula E

Selasa, 28 September 2021 | 14:57

Christ Wamea: Yusril Ketum Abadi di PBB, Tapi Sok Protes ke Demokrat yang 20 Tahun Punya 5 Ketum

Selasa, 28 September 2021 | 14:53

Batik Durian Curi Perhatian di International Fashion Expo Milan

Selasa, 28 September 2021 | 14:44

Pernah Dibahas Xi Jinping dan Joe Biden, Gedung Putih Bantah Pembebasan Meng Wanzhou Terkait dengan Pertukaran Tahanan

Selasa, 28 September 2021 | 14:44

PTM Harus Jamin Keselamatan Siswa dan Guru, Evaluasi Berkala dan Penguatan Mitigasi Wajib Dilakukan

Selasa, 28 September 2021 | 14:39

Selengkapnya