Berita

Baliho Puan Maharani terpasang di berbagai titik/Net

Politik

Pemasangan Baliho Puan Maharani Sinyal Siap Menatap Pilpres 2024

SELASA, 15 JUNI 2021 | 00:39 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Baliho Ketua DPR RI Puan Maharani beredar luas di banyak titik, khususnya dipasang di sekitar Surabaya, Jawa Timur.

Pengamat politik Universitas Nasional Andi Yusran menilai kemunculan baliho politisi PDIP Perjuangan itu memberi sinyal bahwa putri Megawati itu sudah siap menata Pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang.

"Kemunculan baliho tersebut setidaknya dilakukan untuk meningkatkan rating Puan sebagai salah seorang kandidat dalam Pilpres 2024 mendatang," demikian kata Andi Yusran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (15/6).


Meski demikian, Doktor Politik Universitas Padjajaran itu berpendapat, jika Puan hanya mengandalkan promosi dengan media luar ruang maka tidak akan efektif mendongkrak elektablitasnya.

"Mengandalkan promosi luar ruang bisa diprediksikan tidak cukup signifikan mendongkrak elektabilitasnya, tampilan di baliho tersebut sekadar hanya akan meningkatkan popularitas," demikian kata Andi.

Dalam baliho yang dipasang di berbagai titik strategis  ituPuan Maharani mengenakan kemeja merah dengan tulisan Mbak Puan.

Nama Puan Maharani mulai mencuat sebagai kandidat di pemilihan presiden (Pilpres) di tahun 2024 mendatang.

Puan dikabarkan akan berpasangan dengan Prabowo Subianto.  

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

DPR: Penjualan Air Keras Tak Bisa Dilarang Total

Senin, 16 Maret 2026 | 12:16

DPP Arun Dukung Penutupan SPPG Nakal Sunat Anggaran

Senin, 16 Maret 2026 | 12:12

Jumlah Pemudik di Terminal Kalideres Menurun Dibanding Tahun Lalu

Senin, 16 Maret 2026 | 12:10

Perang di Ruang Server

Senin, 16 Maret 2026 | 12:04

Komisi III DPR Keluarkan Rekomendasi Perlindungan untuk Aktivis Andrie Yunus

Senin, 16 Maret 2026 | 12:03

Pos Kesehatan Disiapkan di Titik Keberangkatan Pemudik

Senin, 16 Maret 2026 | 12:02

DPR Siap Panggil Polisi Jika Penyelidikan Kasus Andrie Yunus Mandek

Senin, 16 Maret 2026 | 11:54

Emas Antam Turun Jelang Lebaran

Senin, 16 Maret 2026 | 11:40

Guterres Akui DK PBB Tak Mampu Hentikan Konflik Global

Senin, 16 Maret 2026 | 11:25

KPK Sita Rp1 Miliar Saat Geledah Rumah Kadis PUPR dalam Kasus Suap Bupati Rejang Lebong

Senin, 16 Maret 2026 | 11:16

Selengkapnya