Berita

Tangkapan layar ini menunjukkan harga tanaman pemenang dalam dolar Selandia Baru/Net

Dunia

Pecah Rekor, Situs Lelang Selandia Baru Berhasil Jual Tanaman Hias Monstera Mini Seharga Rp 355 Juta

SENIN, 14 JUNI 2021 | 11:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebuah situs lelang di Selandia Baru, Trade Me, memecahkan rekor karena berhasil menjual tanaman hias Rhaphidophora Tetrasperma berdaun sembilan seharga 25.094 dolar AS (sekitar 355 juta rupiah).

Jika dilihat sepintas, Rhaphidophora Tetrasperma yang memiliki nama umum Philodendron Minima itu mirip seperti Monstera yang sempat booming di tanah air selama pandemi Covid-19. Namun, tanaman tersebut berasal dari keluarga yang berbeda dengan Monstera.

Daun tanaman yang laku terjual itu nampak unik, dengan warna dasar putih dan campuran warna yang sangat langka.


Meski bukan satu keluarga dengan Monstera, banyak yang menyebut tanaman ini sebagai Monstera Mini. Ada juga yang menyebut tumbuhan tropis yang dapat tumbuh dengan baik di dalam ruangan ini dengan nama Picolo.

Juru bicara Trade Me, Millie Silvester, mengatakan kepada CNN, Minggu (13/6), bahwa tanaman itu adalah 'tanaman hias paling mahal yang pernah dijual' di situs lelang.

Tawaran untuk 'Rhaphidophora Tetrasperma beraneka ragam putih yang sangat langka' ditutup Minggu malam. Menjelang empat menit terakhir penawaran tiba-tiba meningkat hingga menemukan penawar tertinggi, di mana 'foliage_patch' kemudian harus bertarung dengan pemenang akhirnya, dengan tag 'meridianlamb'.

"Setelah perang penawaran yang memanas di menit-menit terakhir lelang, tanaman langka itu memiliki lebih dari 102.000 tampilan dan lebih dari 1600 daftar pantauan, yang menunjukkan betapa Kiwi's - sebutan untuk orang Selandia Baru - menyukai tanaman hias," kata Millie Silvester dalam sebuah pernyataan yang dikirim melalui email ke CNN.

Silvester mengatakan harga rata-rata untuk tanaman dalam ruangan di Trade Me telah melonjak dari 31,48 dolar AS pada Mei 2019 menjadi 75,93 dolar AS bulan lalu dengan varietas langka menghasilkan harga tinggi.

"Tanaman hias telah menjadi barang 'itu' selama beberapa tahun terakhir, kami telah melihat harga merangkak naik dan naik karena lebih banyak Kiwis melompat pada tren baru ini," katanya.

"Tanaman ini memiliki delapan daun dengan daun kesembilan hampir menggulung. Setiap daun memiliki variegasi yang sangat baik seperti halnya batang dan berakar dengan baik dalam pot 14cm," tulis deskripsi untuk Rhapidophora Tetrasperma yang disediakan oleh penjual bernama 'Hurley88'.

'Variegasi' mengacu pada dua atau lebih warna yang berbeda pada daun tanaman.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya