Berita

India mulai melakukan kampanya vaksinasi Covid-19 khusus untuk para penyandang disabilitas/AFP

Dunia

India Mulai Vaksinasi Covid-19 Untuk Penyandang Disabilitas

MINGGU, 13 JUNI 2021 | 23:01 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Di tengah lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di India beberapa waktu belakangan ini, negara tersebut mulai melakukan kampanya vaksinasi Covid-19 khusus untuk para penyandang disabilitas.

Salah satu pusat vaksinasi untuk disabilitas yang mulai dibuka terletak kota terbesar di negara bagian Gujarat, yakni Ahmedabad. Rencananya, akan ada sekitar 500 warga penyandang disabilitas yang akan divaksin di wilayah tersebut.

Kesepatan itu disambut antusias oleh banyak warga yang membutuhkan. Mereka rela antre di pusat vaksinasi tersebut, baik dengan kendaraan, kursi roda, atau alat bantu khusus demi mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 secara gratis.


Sekretaris jenderal Asosiasi Orang Buta di Ahmedabad yang juga merupakan salah satu penyelenggara kampanye vaksinasi untuk disabilitas ini, Bhushan Punani menjelaskan bahwa penyandang disabilitas di negeri Bollywood sering menghadapi masalah berlapis untuk mendapatkan vaksin, terutama karena keterbatasan yang mereka miliki. Karena itulah, banyak dari mereka yang tidak mau menyia-nyiakan layanan vaksinasi khusus bagi mereka.

Vaksinasi ini juga sejalan dengan kampanye yang didorong oleh Perdana Menteri India Narendra Modi. Baru-baru ini dia menekankan bahwa pihaknya hendak memvaksinasi semua orang India yang memenuhi syarat dan bersedia pada akhir tahun ini.

Sayangnya, data kesehatan terbaru, seperti dikabarkan Reuters, menunjukkan bahwa sejauh ini hanya ada sekitar 240 juta dari 950 juta orang dewasa di negara itu yang telah mendapatkan setidaknya satu suntikan vaksin Covid-19.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya