Berita

Seni Partisipatoris yang digagas Dosen Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung (ITB), Tisna Sanjaya/Ist

Nusantara

Tisna Sanjaya Sukses Gelar Seni Partisipatoris Di Bandung

MINGGU, 13 JUNI 2021 | 22:46 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pandemi Covid-19 bukan menjadi halangan seniman untuk terus berkarya dan berkreasi.

Seperti yang dilaukan Dosen Fakultas Seni Rupa dan Desain Institut Teknologi Bandung (ITB), Tisna Sanjaya. Ia membuat gebrakan dengan mengajak para seniman dan masyarakat melukis bersama selama dua hari di Imah Budaya Cigondewah, Bandung.

"Ini merupakan seni partisipatoris dengan melibatkan masyarakat dan seniman untuk berkarya bersama. Selain membangun optimisme, juga untuk merajut ikatan sosial dan kebersamaan dengan lingkungan sekitar kita di masa yang sulit ini," kata Tisna Sanjaya dalam keterangan tertulisnya, Minggu (13/6).


Dari puluhan karya yang tercipta, ide besarnya bersumber dari suasana ruh, jiwa dan kondisi sosial masyarakat di masa pandemi yang sudah menerpa selama setahun lebih ini. Selain itu juga suasana Cigondewah di tengah-tengah tantangan perubahan global.

Acara tersebut pun cukup menarik antusiasme masyarakat dan seniman, bahkan anak-anak usia dini juga turut tertarik dalam kegiatan tersebut.

"Namun, jumlah peserta kami batasi agar tidak terjadi kerumunan,” kata seniman yang menerima Anugerah Kebudayaan Indonesia tahun 2020 dari Kemendikbud ini.

Kegiatan berlangsung mulai tanggal 11 sampai 12 Juni dengan menghasilkan puluhan karya seni. Yakni, beberapa lukisan berukuran 50 x 60 cm kolaborasi anak-anak, orang tua dan tutor. Kemudian dua karya lukisan berukuran jumbo, yakni 140 x 180 cm, dan juga tujuh lukisan karya dari seniman Sanggar Olah Seni.

“Total ada 25 lukisan kolaborasi. Nantinya akan kita pamerkan di Imah Budaya, juga rumah-rumah warga agar cinta dunia seni dan menggerakkan ekonomi," tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya