Berita

Toety Heraty/Net

Politik

Belasungkawa Atas Wafatnya Ibu Toety

MINGGU, 13 JUNI 2021 | 11:26 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

GARA-GARA pagebluk Corona sebenarnya saya sudah membiasakan diri saya sendiri yang sudah tergolong lansia sekaligus komorbid untuk setiap saat siap meninggalkan dunia fana ini.

Namun dengan segenap kesiapan diri itu, ternyata saya tetap terkejut dan sedih ketika menerima berita duka tentang wafatnya Ibu Toety Heraty.

Apalagi belum lama berselang pada tanggal 11 September 2021, Prof. Toety masih sempat mewariskan pesan- pesan beliau melalui pertemuan zoom antara para tokoh filsafat Indonesia bersama Dirjenbud, DR. Hilmar Farid untuk menetapkan Hari Filsafat Indonesia sebagai kelanjutan hakiki Simposium Filsafat Indonesia di mana Prof Toety ikut berperan utama bersama Prof Frans Magnis Soeseno.


Bahkan secara pribadi Prof Toety telah bermurah hati memberikan kehormatan bagi saya untuk menerima kiriman konsep Ensiklopedi Filsafat Indonesia yang telah lama beliau rancang dan kini sudah mendekati masa pewujudannya.

Mahakarya sastra Toety Heraty sudah sedemikian adiluhur kandungan maknanya sehingga layak dinobatkan sebagai mahakarya filsafat berdiri sama tinggi dudu sama rendah dengan mahakarya Dante Alighieri, Umar Khayam, Rumi , Johann Wolfgang Goethe, Heinrich Heine, Paul Verlaine, Arthur Rimbaud, Emily Dickinson.

Saya pribadi tak pernah henti mengagumi enerji lahir batin Prof. Toety Heraty yang seolah tak kenal batas maksimalnya dalam gigih berjuang membangun pilar-pilar kebudayaan Indonesia.

Dalam usia jauh lebih lanjut ketimbang saya yang sudah merasa tua ini, Prof Toety Heraty masih memiliki daya ragawiah maupun batiniah sama sekali tak gentar dibandingkan dengan para pemuda dan pemudi Indonesia yang disebut milineal.

Tentu saja perbendaharaan pengalaman yang telah dihimpun Prof Toety Heraty sepanjang perjalanan hidup beliau mustahil dapat ditandingi oleh mereka yang lebih muda usia, apalagi saya.

Dengan bangga saya mengaku bahwa diri saya yang memang bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa ini memang sama sekali bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa untuk layak dibandingkan dengan Prof. Toety Heraty.

Saya merasa yakin bahwa bangsa Indonesia telah kehilangan seorang tokoh pemikir mahasakti mandraguna tiada dua di planet bumi ini.

Maka sebagai seorang insan warga Indonesia yang kebetulan sedang berikhtiar mempelajari sastra dan filsafat dengan penuh kerendahan hati saya bersujud demi memberanikan diri memanjatkan doa permohonan kepada Yang Maha Kuasa agar berkenan menerima arwah Ibu Toety Heraty di sisi Yang Maha Kuasa.

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya