Berita

Lodewijk F Paulus didampingi Ketua DPD Golkar Pesawaran, Yusak/ Rama

Politik

Rencana Pajak Sembako, Sekjen Golkar Minta Pemerintah Lakukan Kajian Lebih Mendalam

MINGGU, 13 JUNI 2021 | 02:11 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Rencana penerapan pajak pertambahan nilai (PPN) terhadap sembako sebaiknya dilakukan kajian lebih dalam. Sebab, kebijakan pajak terhadap bahan-bahan kebutuhan pokok akan sangat memberatkan masyarakat kelas bawah dan warung-warung kuliner level UMKM.

"Pemerintah telah membebaskan pajak untuk kendaraan dalam rangka meningkatkan produksi otomotif, pada segmen ini diberikan keringanan sampai nol persen. Namun mengapa masyarakat kecil justru dibebani dari pajak sembako ini?" ucap Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, Lodewijk F Paulus, di sela kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat di Kecamatan Waylima, Kabupaten Pesawaran, Lampung, Sabtu (12/6).

"Yang membeli mobil kan masyarakat dengan ekonomi menengah ke atas, itu saja diberi keringanan," sindirnya, dikutip Kantor Berita RMOLLampung.


Ia meyakini pemerintah ingin meningkatkan hasil pajak. Akan tetapi dengan memberlakukan pajak pada sembako yang menyentuh langsung kehidupan orang tidak mampu dinilai belum tepat dilakukan pada saat ini.

"Jika dikenakan 1 persen saja nantinya harga di lapangan menjadi berapa? Itu yang harus dihitung. Itu yang saya katakan di awal, selama ini pemerintah memberikan keringanan subsidi kepada masyarakat, jangan sampai kontradiktif kepada kebijakan memberlakukan pajak sembako ini," pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya